Mochtar Ngabalin: Sekali-kali ketum Golkar dipimpin orang sorbanan kayak saya
Mochtar Ngabalin: Sekali-kali ketum Golkar dipimpin orang sorbanan kayak saya. Menurutnya, sudah ada nama-nama yang bakal jadi calon Ketua Umum untuk menggantikan Setnov sapaan akrabnya. Calon yang bakal siap menggantikan Setnov itu seperti Nurdin Halid, Idrus Marham dan lainnya.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin mengaku siap menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Munaslub rencananya akan digelar usai Novanto menjalani proses praperadilan yang putusannya diperkirakan keluar pada 7 Desember nanti.
"Saya dong, kau sebut namaku dong jadi Ketum. Dimana kekuranganku. Saya dong calon Ketum. Sekali-kali Ketum dipimpin orang sorbanan kayak saya ini," kata Ali di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/11).
Menurutnya, sudah ada nama-nama yang bakal jadi calon Ketua Umum untuk menggantikan Setnov sapaan akrabnya. Calon yang bakal siap menggantikan Setnov itu seperti Nurdin Halid, Idrus Marham dan lainnya.
"Sudah ada nama-nama, ada Nurdin Halid, Idrus Marham, ada Bambang Soesatyo, Azis Syamsuddin, banyak sekali. Enggak ada yang kurang. Saya saja baru 8 sampai 9 tahun di Golkar mau jadi Ketua Umum, apalagi yang lain," ujarnya.
Saat disinggung soal Airlangga Hartarto yang akan dicalonkan oleh Partai Golkar, dirinya mengusulkan kalau bisa yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang tak mempunyai jabatan di pemerintah maupun di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
"Kalau saya mengusulkan, kalau saya insya Allah berkesempatan bertemu dengan pak Presiden, saya mau bilang orang yang mau mimpin Partai Golkar jangan punya jabatan di pemerintah maupun DPR. Kemudian jelas baik-baik itu, mau Bendahara Umum, mau Sekretaris Jenderal, mau Ketua Umum supaya enggak ada kaitannya dengan urusan APBN. Kasihan partai tersandera nanti," ucapnya.
Saat ditanyakan atau ditegaskan kembali apakah dirinya siap atau ingin menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan jabatan Setnov. Dirinya menjawab sangat siap secara lahir maupun batin. "Iyalah mau masa enggak. Jangan main-main. Kenapa enggak boleh, Boleh dong," tandasnya.
Baca juga:
Setnov didesak mundur, Golkar berpegang keputusan rapat pleno
Tiba-tiba politisi Golkar ini temui Wakapolri di Gedung Rupatama
'Idrus itu Sekjen kenapa mau jadi Plt Ketum yang pangkat lebih rendah'
Golkar Jabar mau Munaslub awal Desember, sudah 20 DPD I yang setuju
8 DPD I Golkar sudah teken usulan Munaslub, sudah temui JK minta dukungan
'Golkar harus mencari pemimpin yang menjiwai partai'
Agung Laksono khawatir DPD I Golkar bersatu ambil alih Munaslub