MKD minta bantuan Luhut datangkan Riza Chalid
Luhut menyanggupi permintaan tersebut.
Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR meminta bantuan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mendatangkan pengusaha minyak, Muhammad Riza Chalid. Bantuan itu diminta MKD menyusul dua kali mangkirnya Riza Chalid untuk dimintai keterangannya terkait pertemuan dengan Ketua DPR, Setya Novanto, dan Presdir PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin, diduga membahas perpanjangan kontrak Freeport, pada 8 Juni 2015 lalu.
"Apa saudara bisa membantu mendatangkan Riza Chalid di Indonesia. Kedua apakah saudara bisa membantu mendatangkan rekaman asli tersebut?" tanya Anggota MKD dari Fraksi PAN, Ahmad Bakri kepada Luhut dalam sidang terkait rekaman 'Papa Minta Saham', di Gedung DPR Jakarta, Senin (12/14).
"Ya saya akan tanya kepada kepolisan. Yang kedua saya akan tanya juga ke Jaksa Agung dan saya pikir yang mulia juga sudah bertemu dengan Jaksa Agung dan saya pikir sudah kontenpart. Jadi saya akan tanya sama Jaksa Agung," jawab Luhut.
Luhut pun menegaskan jangan karena persoalan perpanjangan kontrak PT Freeport ini, masyarakat Indonesia terpecah belah. Luhut meminta hal itu untuk dihindari.
"Saya tunggu keberanian saudara untuk mengambil rekaman dan membantu mendatangkan Riza Chalid," ucap Ahmad Bakri.
Baca juga:
Luhut marahi MKD: Pertanyaan tak jelas jangan ditanya, bikin gaduh!
Luhut semprot anggota MKD: Mohon komentar yang mulia diukur!
Ditanya hubungan dengan Menteri ESDM, Luhut tak mau diadu domba
Luhut bersaksi di sidang MKD terkait kasus Papa Minta Saham
Dicecar MKD, Menko Luhut bilang 'tolong jangan berburuk sangka'
Dicecar saham 20 persen, Luhut sebut tak ada waktu pikir demikian
Luhut sebut bisa saja ketemu Riza Chalid tapi tak bicara macam-macam