LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Menunggu keberanian Rizal Ramli 'kepret' Ahok di Pilgub DKI

Rizal Ramli dinilai mampu menyaingi elektabilitas Ahok untuk bertarung di Pilgub DKI 2017.

2016-08-03 08:36:00
Pilgub DKI 2017
Advertisement

Usai diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dari jabatan Menko Kemaritiman, Rizal Ramli kini digadang menjadi calon gubernur DKI Jakarta di Pilgub 2017. Rizal Ramli didukung dan didorong untuk maju melawan Basuki T Purnama (Ahok) oleh persatuan buruh.

Presiden Kongres Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, menilai, dengan ketegasan Rizal dalam memimpin, dirinya yakin jika Rizal akan mampu membangun DKI Jakarta. Namun sayang, belum ada kepastian dari Rizal Ramli, akan maju atau tidak di Pilgub 2017 nanti.

Saat masih menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Rizal memang diketahui terlibat perseteruan dengan Ahok. Hal ini terkait proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta. Rizal menyetop selamanya proyek reklamasi Pulau G, milik PT Agung Podomoro Land. Sementara Ahok, tak terima dengan keputusan Rizal hingga mengadu kepada Presiden Jokowi.

Menanggapi dukungan buruh kepada Rizal untuk maju Pilgub DKI, Direktur Eksekutif Voxpol Center dan juga pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, Rizal Ramli sangat kuat untuk menyaingi elektabilitas Ahok dalam merebut kursi di DKI Jakarta.

Kata Pangi, meskipun Rizal Ramli hanya beberapa bulan menjabat sebagai Menko Maritim, dirinya telah dikenal oleh masyarakat dengan aksi-aksi nekadnya, yakni menolak keras reklamasi pantai Jakarta Utara.

"Pertama Rizal ini mendapatkan dukungan dari buruh, dan kelompok-kelompok Rizal Ramli ini yang anti tesis Ahok, seperti pelayan juga masyarakat kecil. Ahok dukung reklamasi, tapi Rizal dengan keras menolak," ujar Pangi ketika dihubungi merdeka.com, Jakarta, Selasa (2/8).

Menurut Pangi, Rizal dan Ahok memiliki karakter yang sama. Namun, Rizal tidak kasar seperti yang dilakukan oleh Ahok.

"Rizal Ramli sama Ahok memang tegas, tapi Rizal tidak asal mengambil keputusan dengan sembarangan juga tidak kasar. Rizal tegas tapi ramah, bahkan dirinya sering sekali melakukan blusukan, tidak seperti Ahok," katanya.

Pangi menjelaskan, apabila nanti Rizal Ramli maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, bukan tidak mungkin ini menjadi perjalanan yang sulit bagi Ahok untuk menang. Bahkan, ini akan menjadikan pesaing yang kuat buat Ahok.

"Korban kebijakan Ahok soal reklamasi, Rizal Ramli itu akhirnya nanti akan dilirik ketika orang tidak nyaman oleh Ahok yang seolah berpihak kepada pemilih modal. Sosok Rizal menjadi pengobat kepada masyarakat. Iya, bagi saya unsur-unsur atau gertakan ada untuk itu (ungkit kasus sumber waras, dan reklamasi), termasuk kritik kebijakan yang merugikan masyarakat tentang kemaritiman, kebijakan yang pro sama rakyat, juga mendengarkan masyarakat. Kalau Ahok kurang mendengarkan masyarakat, dan saat ini kita menunggu langkah juga keputusan Rizal Ramli," pungkasnya.

Baca juga:
Lobi PDIP, PKS dan Gerindra kompak duetkan Risma-Sandiaga
Bentuk koalisi besar di Pilkada DKI, PDIP & PKB temui Sandiaga Uno
Nama Budi Waseso masuk radar PDIP dan PKB untuk Pilgub DKI Jakarta
Setya Novanto inginkan Ahok, politisi Golkar ini dukung Risma di DKI
Ahok minta Sekda mundur dari PNS jika mau maju di Pilgub DKI
Menanti koalisi besar PDIP dan Gerindra duetkan Risma-Sandiaga

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.