Menkum HAM soal Luhut: Dia sudah punya jam terbang yang tinggi
Luhut Menggantikan Tedjo Edhy sebagai Menko Polhukam.
Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM), Yasonna H Laoly mengaku yakin Luhut Binsar Panjaitan bisa memimpin Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam). Bahkan, dia menyebut di bawah kepemimpinan Luhut bisa lebih baik.
"Luhut sudah punya jam terbang yang tinggi sebagai staf, sebagai menteri, sebagai duta besar. Jadi jam terbang yang tinggi dan pengalaman yang tinggi saya yakin sekali bisa berkoordinasi dengan baik," kata Yasonna di Kemenkum HAM, Jakarta, Kamis (13/8).
Lanjut dia, Luhut menekankan kepemimpinan satu komando di Kemenkopolhukam. Hal itu bakal membuat kementerian di bawahnya akan bekerja secara sinergis.
"Menko Polhukam yang baru Pak Luhut menekankan perlunya kerja sama yang kuat dengan semua jajaran di bawah Menko Polhukam. Itu yang penting," ujar dia.
Namun, saat disinggung soal rangkap jabatan Luhut, Yasonna tidak mau mempermasalahkan hal tersebut. Menurut dia, rangkap jabatan Luhut hanya bersifat sementara.
"Itu untuk sementara ya. Itu sudah beliau katakan demikian. Karena masih ada yang sedang beliau kerjakan. Jadi untuk sementara ya," pungkas dia.
Baca juga:
Jokowi belum putuskan nasib Luhut sebagai Kepala Staf Kepresidenan
Ditunjuk jadi Menko Polhukam, Luhut bantah untuk amankan parpol
Usai sertijab Menko Polhukam, Luhut malah bicara stabilitas ekonomi
Tedjo sebut Luhut seharusnya jadi Menko Polhukam sejak dulu
Sertijab Menko Polhukam, Luhut dan Tedjo kompak berbatik cokelat