Menebak cawapres Jokowi, sosok yang dinilai bikin gempar Indonesia
Sejumlah nama memang terus disebut-sebut dan mengemuka di publik sebagai pendamping Jokowi. Mulai dari tokoh ulama sama profesional.
Calon petahana Joko Widodo sampai detik ini belum mengumumkan cawapres pilihannya. Sejumlah nama memang terus disebut-sebut dan mengemuka di publik.
Tokoh-tokoh ini populer dan memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi. Ada dari kalangan ulama hingga militer. Siapa mereka?
Maruf Amin
Nama Ma'ruf Amin santer disebut masuk bursa calon wakil presiden yang akan mendampingi Joko Widodo. Sebagai ulama dan saat ini sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan juga Rais 'Aam PBNU, Ma'ruf Amin tentu dekat dengan kelompok umat Islam dan tentu saja dapat merangkul semoga golongan. Ini bisa menjadi modal kuat Ketua MUI untuk mendampingi Jokowi.
Kiai Ma'ruf juga pernah menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada 2007 dan dilantik kembali untuk periode kedua pada 25 Januari 2010. Menurut Ketua Umum PPP M Romahurmuziy, Kiai Ma'ruf Amin bisa menjadi penyambung lidah. Selain itu, Kiai Maruf juga menguasai ilmu ekonomi dalam kapasitasnya sebagai Dewan Ekonomi Syariah Nasional. Dan pengalamannya luas karena pernah menjadi anggota DPR, baik dari PPP maupun PKB.
Moeldoko
Selain dari kalangan ulama, tokoh lain yang dilirik masuk bursa cawapres Joko Widodo adalah Moeldoko. Moeldoko dinilai bisa mewakili kalangan militer. Karir di dunia militer sudah tidak diragukan lagi, dia menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.
Moeldoko juga sudah terbiasa dengan lingkungan istana dan bekerja sama dengan Presiden Jokowi. Tokoh militer Indonesia menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 17 Januari 2018.
Mahfud MD
Nama lain juga diisukan masuk dalam bursa cawapres Joko Widodo adalah Mahfud MD. Mahfud MD diketahui sebagai profesional yang pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013 dan Hakim Konstitusi periode 2008-2013. Sebelumnya dia adalah anggota DPR dan Menteri Pertahanan pada Kabinet Persatuan Nasional, era Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur). Di era Presiden Joko Widodo Mahfud diangkat sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
Saat namanya masuk dalam bursa cawapres Jokowi, Mahfud MD sendiri tidak banyak komentar. Semuanya dia serahkan sepenuhnya kepada Tuhan untuk menentukan langkahnya kedepan. "Jadi berita kita nikmati sebagai berita. Nanti Tuhan yang menentukan," kata Mahfud.
Sri Mulyani
Ia adalah seorang ekonom. Kecerdasannya tidak perlu diragukan, Sri Mulyani Indrawati adalah wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010. Sebelumnya, dia menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu.
Setelah itu dia dipanggil pulang oleh Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bambang Brodjonegoro, dia mulai menjabat lagi sejak 27 Juli 2016. Ani sapaan akrabnya menjadi wanita Indonesia yang kebijakan sangat berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia.
(mdk/has)