LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Menangkan Jokowi-Ma'ruf, TKD Jabar Siap Jalankan Skema 'Operasi Semut'

Dengan skema itu, Dedi meyakini perolehan suara Jokowi dengan rivalnya Prabowo Subianto akan berbeda dengan Pilpres 2014 lalu.

2018-11-11 01:35:00
Koalisi Jokowi
Advertisement

Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku telah menyiapkan skema operasi semut untuk membuat jagoannya menang di Jawa Barat. Menurutnya, Jawa Barat merupakan lumbung suara nasional di Pilpres 2019.

Dengan skema itu, Dedi meyakini perolehan suara Jokowi dengan rivalnya Prabowo Subianto akan berbeda dengan Pilpres 2014 lalu. Di Pilpres 2014, Jawa Barat menjadi wilayah yang tak bisa dikuasai Jokowi.

"Fokus tim, relawan dan caleg partai pengusung adalah mendatangi warga Jawa Barat door to door. Gotong-royong, operasi semut untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf, ini kita lakukan. Semut mah kan ENGgak perlu berton-ton gula, cukup sesuai kebutuhan," kata Dedi di hadapan Jokowi di Hotel Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Sabtu (10/10/2018).

Advertisement

Gula yang dimaksud Dedi adalah menyampaikan program secara mikro sesuai dengan kebutuhan rakyat di daerah pemilihan. Hal ini, menurut dia, sangat penting karena berkaitan dengan keseharian rakyat.

"Perumahannya diperhatikan, bahan pokok, sarjana PKH diperbanyak dan pembangunan infrastruktur. Kemudian, pelayanan kesehatan dan administrasi negara yang mampu menjangkau pelosok. Ini lebih penting dibandingkan bahasan yang tinggi-tinggi itu," ujarnya.

Dedi menilai semangat gotong-royong telah menjadi karakteristik masyarakat Jawa Barat. Karena itu, tim kampanye tidak perlu menyodorkan konsep dan gagasan yang tidak sulit dipahami masyarakat.

Advertisement

Sebaliknya, program yang mudah dicerna harus menjadi orientasi tim di lapangan untuk disampaikan.

"Saya akan menyematkan iket Sunda kepada Pak Jokowi. Ini simbol agar pikiran dan hati bersatu. Sehingga kampanye kita kepada masyarakat murni berdasarkan data bukan asal ngomong. Ini harus kita lakukan," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta pertemuan.

Di lain pihak, kolaborasi bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun sudah dilakukan oleh Dedi Mulyadi. Pembagian segmentasi pemilih sudah disepakati untuk digarap oleh keduanya.

"Saya fokus di pedesaan, kultur, budaya dan lain-lain. Kalau Pak Ridwan Kamil fokus di wilayah perkotaan dengan isu milenial," ucapnya.

Analogi semut kembali diungkapkan oleh Ketua DPD Golkar Jawa Barat tersebut. Perumpamaan itu ternyata senada dengan kemeja yang dikenakan oleh Dedi yang bermotif semut.

"Mengurus gajah itu cukup sekali karena yang terpenting adalah ngurus jutaan semut di Jawa Barat. Sarang semut tidak boleh ditutupi beton karena nanti semutnya akan meninggalkan kita semua," ungkapnya.

Dua daerah yang menjadi titik lemah Jokowi

Timses Jokowi-Ma'ruf menyebut ada dua dua daerah yang harus dimaksimalkan dalam meraih suara. Selebihnya, sudah berhasil dikuasai oleh Jokowi-Ma'ruf.

Sekretaris TKD Jokowi-Ma'ruf Jabar Abdy Yuhana memasang target kemenangan minimal 60 persen di Jabar. Dia yakin apa yang dicanangkan bisa terealisasi. Sebab, kepala daerah di Jabar mayoritas diusung oleh koalisi partai pendukung Jokowi.

"Kekuatan kami sekarang hampir merata. Tinggal mengkonsolidasikannya menjadi kemenangan," klaimnya.

Bahkan, dia sesumbar Jokowi-Ma'ruf bisa menguasai 25 daerah dari total 27 kabupaten/kota di Jabar. "Ada dua daerah yang masih dijajaki, karena basis mereka (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno), kayak Kabupaten Bogor," terangnya.

Setiap relawan akan mengukuti instruksi Jokowi untuk mensosialisasikan program-program Jokowi yang berkaitan langsung masyarakat, seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga pembagian sertifikat tanah.

Baca juga:
Jokowi: Creative Hub Indonesia Paling Siap Ada di Bandung
Dedi Mulyadi Klaim Dirinya dan Ridwan Kamil Mampu Dongkrak Suara Jokowi di Jabar
Penjelasan Ma'ruf Amin Soal Orang 'Budek, Buta & Bisu' Atas Prestasi Jokowi
Silahturahmi Bareng Caleg Koalisi, Jokowi dan Pendukung Angkat Jempol
Akbar Tanjung Soal Politik Genderuwo: Jokowi lihat kompetisi politik perlu diperbaiki

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.