Megawati: PDIP menolak radikalisme dan terorisme
"Biarlah di bumi nusantara ini hidup dan berkembang sebagai taman sarinya keanekaragaman," kata dia.
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menolak keras berkembangnya paham Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Indonesia. Hal itu dinilainya tidak sesuai dengan prinsip kepribadian bangsa rakyat.
"PDIP menolak radikalisme dan terorisme atas nama apa pun. Indonesia adalah negara dengan tradisi yang sangat toleran," kata megawati dalam pidato pembukaan Kongres PDIP di ballroom Hotel Inna Grand Bali Beach, Bali, Kamis (9/4).
Menurutnya, nusantara adalah wadah berbagai macam pemikiran dan kepercayaan. Maka dari itu, segala macam budaya layak untuk berkembang.
"Biarlah di bumi nusantara ini hidup dan berkembang sebagai taman sarinya keanekaragaman. Ini tekad kami Indonesia berkepribadian dalam bidang kebudayaan," terang dia.
Lanjut dia, pemerintah harus tegas dalam soal ISIS. Apalagi di Indonesia telah banyak perkembangan pengikutnya.
"Masalah ISIS harus segera disikapi karena melakukan rekrutmen terhadap warga negara Indonesia," pungkas dia.
Baca juga:
Megawati minta Jokowi-JK penuhi janji kampanye
Awali pidato, Megawati bingung mau sebut Zulkifli Hasan sebagai apa
Jokowi hadir di Kongres PDIP berjas merah tanpa logo banteng
Zulkifli Hasan hadir di Kongres PDIP, sinyal PAN merapat ke KIH?
Naik pesawat presiden, Jokowi bertolak ke Bali hadiri Kongres PDIP
Pramono Anung: Sekjen PDIP lebih baik anak muda
Megawati: Ada orang asing sudah 3 kali ikut kongres PDIP