Megawati Heran Tak Ada Perempuan Ingin Jadi Presiden
Megawati Heran Tak Ada Perempuan Ingin Jadi Presiden. Para hadiri pun riuh dan bertepuktangan mendengarnya. Ternyata, dari tuturan Megawati dia tak senang. Sebab, dia kukuh berkeinginan ada perempuan-perempuan lain yang bisa menduduki kursi RI 1.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tampak tak begitu senang dirinya masih satu-satunya presiden perempuan. Hal tersebut terlihat saat perayaan hari ulangtahun ke-72 putri proklamator itu di Hotel Sahid, Jakarta.
Dalam pidatonya, Megawati menegaskan dirinya masih satu-satunya presiden perempuan di Indonesia. Dia heran tak ada perempuan yang ingin mengikuti jejaknya pernah jadi presiden.
"Saya ingin tegaskan saya bilang kenapa ya perempuan Indonesia tak mau seperti saya? Bukan mau menyombongkan diri. Saya the only the president Indonesia yang perempuan," kata Megawati, Rabu (23/11).
Para hadiri pun riuh dan bertepuktangan mendengarnya. Ternyata, dari tuturan Megawati dia tak senang. Sebab, dia kukuh berkeinginan ada perempuan-perempuan lain yang bisa menduduki kursi RI 1.
"Jadi saya sebetulnya kalau ditepuk-tepuk enggak senang, harusnya banyak kaum perempuan yang meniru," kata Megawati.
Pada peringatan ulang tahun ini, para Menteri Kabinet Gotong Royong meluncurkan buku testimoni selama dipimpin Megawati. Buku tersebut berjudul 'The Brave Lady'.
Megawati menyerahkan buku tersebut kepada Presiden Joko Widodo. Juga kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.
"Saya ingin memberikan kepada presiden saya Pak Jokowi, monggo dibaca," kata Presiden RI Kelima itu.
Baca juga:
Kenangan Yusril Terhadap Megawati: Dipanggil 'Dik' dan Membuat Banyak Peraturan
Jokowi dan JK Hadiri HUT ke-72 Megawati Soekarnoputri
Boediono Kenang Pertama Kali Dihubungi Megawati untuk Jadi Menkeu
Djarot Cerita Kedekatan Mega dan Ahok, Sampai Kirim Makanan ke Mako Brimob
Megawati di Mata Yasonna: Beliau Banyak Berjasa untuk Negara
Megawati Ulang Tahun, Menteri Kabinet Gotong Royong Beri Hadiah Buku The Brave Lady