Mega singgung BUMN, Pramono sebut tak berkaitan dengan reshuffle
"Apa yang disampaikan Ibu Mega sebagai Ketum partai sudah terbuka. Tidak perlu ditafsirkan apa pun," ujar Pramono.
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri menyinggung Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saat ini tak lebih dari korporasi semata. Pernyataan tersebut barang tentu bersinggungan dengan isu mendepak Menteri BUMN Rini Soemarno (reshuffle) yang dinyatakan secara lugas oleh Pansus Pelindo II.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung menegaskan, isu mengenai reshuffle kabinet kerja jilid II tidak dibicarakan dalam pengarahan Ketum PDI-P secara tertutup dalam rakernas I. Meski banyak menyinggung Pansus Pelindo II dan BUMN, perkataan Mega tidak perlu ditafsir ke arah reshuflle.
"Dalam pengarahan secara tertutup sama sekali tidak disinggung masalah reshuffle," ujar Pramono di sela-sela Rakernas I PDI-P di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/1).
"Apa yang disampaikan Ibu Mega sebagai Ketum partai sudah terbuka. Tidak perlu ditafsirkan apa pun," sambung dia.
Dalam pidatonya, Presiden RI ke-5 ini mengkritisi pendekatan Menteri Rini yang hanya mengedepankan pendekatan bisnis.
"Tapi beda yang terjadi saat ini, BUMN diperlakukan sebagai korporasi swasta, bisnis semata. Yang mengedepankan pendekatan business to business. Atas hal tersebut, PDIP beri perhatian khusus," tegas Mega.
Baca juga:
Fahri mengaku datang ke Rakernas PDIP sebagai pimpinan DPR
Paloh sambut positif rencana PDIP hidupkan kembali GBHN
Mega ungkap jejak Soekarno di pembangunan Kota Shenzhen
Jokowi soal MEA: Mereka juga khawatir, kenapa kita harus takut?
Jokowi-JK hadiri Rakernas dan HUT ke-43 PDIP
Jokowi kesal dibilang presiden tidak tegas dan tak berani