Masinton: Permadi bertapa di gunung dulu agar ramalannya benar
Permadi meramal Jokowi tidak akan menjabat hingga 2019. Prabowo jika mau bisa jadi presiden pada 2016.
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Masinton Pasaribu tidak mempercayai ramalan dari paranormal Permadi. Joko Widodo (Jokowi) diramal hanya mampu menduduki jabatannya sebagai presiden sampai 2016.
"Wah, itu cuma ramalan, apalagi ramalan Permadi tidak pernah tepat," kata Masinton di gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (11/9).
Tak mempercayai ramalan Jokowi akan cepat lengser sebagai pemimpin negara, Masinton justru berpesan agar Permadi lebih banyak belajar agar hasil ramalannya tepat dan bisa dipercaya.
"Lebih baik dia belajar dulu atau bertapa di gunung agar ramalannya bisa benar," ujar politikus PDIP itu.
Ia beralasan bahwa ramalan Jokowi tak dapat berkuasa penuh bukan dilihat dari sisi mistis. Sebab bagi dia, berbagai hal yang ditelusuri melalui mistis tidak menyediakan data yang valid dan tepat.
"Ramalan sama dilihat dari sisi ekonomi dan politik beda. Dua hal itu garapannya akademik bukan klenik. Kalau klenik yang dibilang permainan data dan sumbernya tidak valid," pungkasnya.
Baca juga:
Tuhan tidak menghendaki Prabowo jadi presiden
Paling lama awal 2016 Jokowi jatuh
Jangan lewatkan:
Paket kebijakan ekonomi Jokowi untuk nelayan rawan dimainkan mafia
Presiden Jokowi incar investasi dari negara di Timur Tengah
Gaya Jokowi di tengah ekonomi lesu
Tuntut Jokowi-JK mundur, aktivis demo pakai bra di depan Istana
Rp 14.322/USD, Jokowi bilang 'kamu harus ngerti tekanan luar kuat'
Jokowi pertimbangkan usulan Soetrisno Bachir hidupkan kembali KEIN