LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ma'ruf Heran Program Redistribusi Aset Malah Dituduh Janji Bagi-bagi Tanah

Menurut dia, konsep program redistribusi lahan akan memperkuat perekonomian umat. Dengan program itu, rakyat bisa memiliki aset lahan yang dulunya hanya bisa dinikmati kalangan elit saja.

2018-11-14 07:55:20
Ketua MUI Maruf Amin
Advertisement

Calon wakil presiden Ma'ruf Amin, mengaku heran dituduh mengiming-imingi rakyat soal tanah. Padahal, Ma'ruf merasa hanya mensosialisasikan ulang program redistribusi lahan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Saat saya mengatakan redistribusi aset, saya malah dituduh ini bagi-bagaikan tanah negara," ucap Ma'ruf di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (13/11/2018).

Menurut dia, konsep program redistribusi lahan akan memperkuat perekonomian umat. Dengan program itu, rakyat bisa memiliki aset lahan yang dulunya hanya bisa dinikmati kalangan elit saja.

Advertisement

"Kalau umatnya kuat, bisa kuat. Kalau umatnya lemah, bangsa ini lemah. Sebabnya kemudian lahir konsep-konsep antara lain redistribusi aset. Supaya masyarakat memperoleh akses lahan yang selama ini hanya dikuasai segelintir elit dan bisa di distribusikan," ungkap Ma'ruf.

Jika terpilih, Ma'ruf bertekad mengedepankan ekonomi berkeadilan dalam 5 tahun mendatang. Sebagaimana tertuang dalam sila ke lima dalam Pancasila.

"Menghilangkan kesenjangan-kesenjangan antara yang kaya dan miskin, antar daerah, antar produk nasional dengan produk global," kata Ma'ruf.

Advertisement

Selain itu, Ketua Majelis Ulama (MUI) ini menambahkan dirinya bakal memaksimalkan capaian program dari Presiden Jokowi.

"Karena hasil yang dilakukan Pak Jokowi kita jadikan miles stone untuk kita melompat agar hasilnya lebih besar, sebesar hasil sudah ada. Menambah yang sudah ada, dan melakukan penyesuaian-penyesuaian terhadap hal yang harus disempurnakan," jelas Ma'ruf.

Di bidang ekonomi misalnya. Ma'ruf telah memiliki gagasan soal ekonomi syariah. Konsep itu dianggap jadi dorongan terhadap penguatan ekonomi nasional. Sebab, ekonomi syariah itu pemberdayaan ekonomi umat.

"Antara pemberdayaan ekonomi umat dan ekonomi syariah itu saling menopang," tutur Ma'ruf.

Dengan konsep itu, mantan Rais Aam PBNU ini meyakini bakal meningkatkan daya saing. Selain memberikan nilai tambah, juga bisa menciptakan kualitas produk yang lebih baik

"Dan kita tidak hanya menjual bahan baku, tetapi produk yang sudah bisa (jadi). Disini kehadiran Pemerintah, harus hadir dalam rangka meningkatkan kualitas dan memberikan nilai tambah itu," kata Ma'ruf

Di bidang sumber daya manusia, lanjutnya, pemerintah ke depan akan memberikan pendidikan vokasi ke seluruh elemen masyarakat.

"Kita memberikan kompetensinya melalui pendidikan, kompetisi melalui vokasi di berbagai lembaga, masyarakat, pesantren. Kemudian membangun fighting spirit daripada bangsa ini, agar mampu bersaing dengan yang lain," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sosok Ini Bikin Ma'ruf Amin Mantap Maju Cawapres Meski Sempat Tak Berminat
Soetrisno Bachir: Konsep Ekonomi Arus Baru Ma'ruf Senafas Dengan Nawacita Jokowi
Lewat Program Ekonomi Pariwisata, Jokowi-Ma'ruf Berdayakan UMKM Lokal
Ma'ruf Amin Klaim Sukses Dongkrak Elektabilitas Jokowi di Jabar & Banten
Soal Langkahi Makam, Ma'ruf Amin Bilang Petinggi NU Maafkan Sandiaga

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.