LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ma'ruf Dituntut Minta Maaf Soal Budeg, Buta, Bisu, Ini Reaksi Timses

Ma'ruf Dituntut Minta Maaf Soal Budeg, Buta, Bisu, Ini Reaksi Timses. Menurut Basarah, karena pihaknya tidak lakukan kesengajaan dalam melontarkan kata budeg, bisu dan buta, maka meminta maaf itu sama dengan mengakui kesalahan yang sengaja dibuat.

2018-11-13 20:29:46
Pilpres 2019
Advertisement

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ahmad Basarah, memberikan klarifikasi atas ungkapan budeg, buta, bisu yang dilontarkan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu. Menurut Basarah, Ma'ruf tidak bermaksud menyinggung kaum disabilitas seperti yang ditudingkan.

"Kalau terkait dengan buta, tuli, itu sebenernya sebuah konseptualisasi yang dipakai oleh Ma’ruf, ketika dia melihat realitas politik di lapangan di mana ada fakta-fakta di masyarakat kita, yang di dalam menyampaikan pernyataan dan pendapatnya itu tidak memperhatikan fakta yang sebenarnya terjadi," ungkap Basarah di Gedung DPR, Senayan, Selasa (13/11).

"Nah, Kiai Ma'ruf menganggap orang-orang semacam ini orang yang telinganya sudah ditulikan, matanya itu sudah dibutakan, karena tidak melihat realita. Jadi saya secara pribadi tidak melihat ada motivasi dari Kiai Ma'ruf Amin, bahwa tidak menghormati kaum difabel itu," tambahnya.

Advertisement

Menurut Basarah, karena pihaknya tidak lakukan kesengajaan dalam melontarkan kata budeg, bisu dan buta, maka meminta maaf itu sama dengan mengakui kesalahan yang sengaja dibuat.

"Minta maaf harus didasari perbuatan yang dianggap salah, tentu pernyataan maaf yang kemudian dikaitkan bahwa benar kiai maruf melecehkan kaum difabel nah tentu ini harus kita klarifikasi dulu. Bahwa tidak ada niat, motif, apalagi kesengajaan dengan menggunakan diksi buta dan tuli itu dimaksudkan kepada kaum difabel," ujar dia.

Atas ucapan Ma’ruf tersebut, penyandang disabilitas yang tergabung dalam Forum Tunanetra Menggugat mengultimatum Ma'ruf Amin. Mereka menyebut pernyataan Ma'ruf mencederai perjuangan kaum disabilitas di tengah masyarakat, Ma'ruf Amin dituntut minta maaf kepada penyandang disabilitas.

Advertisement

Namun, menurut Wakil Ketua MPR dari Fraksi PDIP ini tuntutan untuk permintaan maaf akan didiskusikan lebih lanjut.

"Maka nanti saya akan coba diskusi dulu dengan Kiai Ma’ruf Amin, kita akan melihat konteks dan konten pembicaraannya seperti apa. Tapi sekali lagi bagi kami permintaan maaf kepada siapapun adalah tradisi, dan budaya bangsa Indonesia yang saya kira bukan merupakan suatu tindakan yang tidak baik," tutupnya.

Baca juga:
Massa Tunanetra Protes Pernyataan Buta dan Budek Ma'ruf Amin
Timses Jokowi Tuding Kubu Prabowo Framing Ucapan Ma'ruf Soal Budek dan Buta
Demo di MUI, Kaum Difabel Tuntut Ma'ruf Amin Minta Maaf soal Budek, Buta & Bisu
Sosok Ini Bikin Ma'ruf Amin Mantap Maju Cawapres Meski Sempat Tak Berminat
Ma'ruf Heran Program Redistribusi Aset Malah Dituduh Janji Bagi-bagi Tanah
3 Lukisan Bergambar Ma'ruf Laku Rp 485 Juta, Uangnya Didonasikan ke Korban Gempa Palu

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.