Ma'ruf Amin Persiapkan Debat Cawapres Sambil Safari di Jabar
Di tengah kesibukan melakukan safari politik, cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin curi-curi waktu untuk mendalami materi debat ketiga yang akan digelar 17 Maret nanti. Ma'ruf tengah melakukan safari lima hari nonstop di Jawa Barat sampai Jumat (1/3) besok.
Di tengah kesibukan melakukan safari politik, cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin curi-curi waktu untuk mendalami materi debat ketiga yang akan digelar 17 Maret nanti. Ma'ruf tengah melakukan safari lima hari nonstop di Jawa Barat sampai Jumat (1/3) besok.
"Ya sambil jalan, sambil sibuk, sambil persiapkan," katanya di Ciamis, Jawa Barat, Kamis (28/2).
Debat ketiga bakal menampilkan pertarungan antar cawapres. Ma'ruf bakal berhadapan dengan Sandiaga Uno dengan tema kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.
Ma'ruf mengaku tidak bakal jauh-jauh membawakan konten debat seputar keberhasilan pemerintahan petahana Joko Widodo. Beberapa yang bakal dia fokuskan dalam ketenagakerjaan antara lain, seperti pelatihan sumber daya manusia, sampai perlindungan terhadap pekerja baik di dalam negeri atau luar negeri.
"Menurut saya landasannya sudah pemerintah sekarang sudah on the track. Pendidikan memperoleh perhatian kesehatan, tenaga kerja baik pelatihannya maupun perlindungan maupun juga mencari lapangan kerja," kata Mustasyar PBNU itu.
Adapun ditanya siapa yang menjadi penasihat utamanya, Ma'ruf enggan menjawab. Dia hanya bilang banyak ahli sesuai bidang yang membantunya.
"Ya ada lah dari macam-macam sesuai dengan bidangnya. Jangan dibocorin," ucapnya.
Baca juga:
Debat Tim Sukses Capres/Cawapres Mengangkat Tema Disabilitas
Anies Akui Beri Masukan Program Pendidikan ke Sandiaga Buat Debat Cawapres
Kemenkes Usul Debat Cawapres Bahas Penyakit Obesitas
KPU Beri 75 Kursi Untuk Pendukung Paslon di Area Debat Cawapres
Kubu Jokowi Tak Setuju Jumlah Pendukung di Area Debat Cawapres Dikurangi
Anies Hingga Puteri Bung Hatta Jadi 'Pembisik' Sandiaga untuk Debat Cawapres
Hadapi Ma'ruf di Debat Ketiga, Sandiaga 'Dikawal' 35 Orang Pakar