Ma'ruf Amin Ingin Ada Kementerian Urus Pesantren
Salah usaha menuju hal tersebut, lanjut Ma'ruf, adalah dengan RUU Pesantren yang diketahui masih mengalami proses di Parlemen.
Melangsungkan safari silaturahmi di Jawa Tengah, calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin sempat menyinggung soal bagaimana membuat pesantren lebih baik dan bagus lagi melalui santri lulusan berkualitas.
Untuk itu, dia mengatakan, akan membuat menteri urusan pesantren atau direktorat jenderal terkait.
"Karena kita ingin pesantren itu lebih punya peran besar ke depan, dan memperoleh pengakuan sesuai pengakuan dari masyarakat, pengakuan negara sehingga pesantren kita bisa berkiprah lebih luas," kata Ma'ruf di Kendal, Jawa Tengah, Senin (4/2).
Salah usaha menuju hal tersebut, lanjut Ma'ruf, adalah dengan RUU Pesantren yang diketahui masih mengalami proses di Parlemen.
"Saya kira RUU itu nanti diharapkan bisa memberikan harapan dan peningkatan kualitas pesantren. Jadi pesantrennya harus lebih baik dari sekarang," jelas ketum nonaktif MUI ini.
Diketahui, regulasi pesantren saat ini diatur di bawah dirjen islam kementerian agama. Ma'ruf berharap, bila impiannya mewujudkan menteri urusan terkait terwujud, nasib stake holders ada di dalam pondok santri tersebut bisa lebih kuat lagi, termasuk soal pendanaan.
"Ya artinya cantolan hukumnya, kan belum masuk APBN, oleh karena itu diberikan porsi yang cukup," tutup Ma'ruf.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ma'ruf: Pilpres 2019 Dipakai Kelompok Radikal Untuk Ambil Peran Berkuasa
Ma'ruf Sindir Kelompok Radikal, BPN Sebut Orang NU Banyak Dukung Prabowo
Ma'ruf Amin Konsolidasikan Persiapan 100 Tahun NU
Jokowi Agresif Untuk Tangkal Strategi 'Firehouse of Falsehood' Prabowo
Ma'ruf Amin: Pilpres 2019 Perang Ideologi Kelompok Moderat dan Radikal