Ma'ruf Amin Akan Lebih Banyak Bicara Isu Terorisme di Debat Capres
Pengacara pasangan calon nomor urut 01, Yusril Ihza Mahendra mengungkap, cawapres Ma'ruf Amin bakal banyak bicara soal terorisme dalam debat capres perdana 17 Januari besok. Ma'ruf bakal membawa dalil-dalil Alquran yang melarang melakukan aksi teror.
Pengacara pasangan calon nomor urut 01, Yusril Ihza Mahendra mengungkap, cawapres Ma'ruf Amin bakal banyak bicara soal terorisme dalam debat capres perdana 17 Januari besok. Ma'ruf bakal membawa dalil-dalil Alquran yang melarang melakukan aksi teror.
Seperti diketahui, tema debat pertama capres-cawapres adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Isu terorisme itu, menurut Yusril, capres Joko Widodo (Jokowi) sudah bekerja baik karena dalam pemerintahannya telah melakukan revisi terhadap UU Anti Teror.
"(Terorisme) Ini akan lebih banyak pak Ma'ruf Amin yang akan menjawab nanti," kata Yusril usai pemantapan debat kubu 01 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).
Yusril sendiri memiliki peran sebagai pemberi masukan alias pembisik Jokowi-Ma'ruf dalam debat perdana. Yusril diketahui sebagai pakar hukum.
Dia mengatakan, dalam menjawab isu terorisme dalam debat, bakal ditekankan bahwa penanggulangan terhadap aksi teror bukan memusuhi Islam. Aksi teror di Indonesia sendiri lebih banyak dilakukan oleh kelompok-kelompok radikal yang berafiliasi dengan ISIS. Kubu inkumben bakal menekankan pendekatan yang soft.
"Kalau mengenai terorisme terutama penekanannya nanti bahwa menghadapi terorisme itu sama sekali tidak berarti pemerintah itu memusuhi Islam," jelas Ketua Umum PBB itu.
"Pemerintah menjunjung tinggi agama islam yang dianut oleh mayoritas masyarakat. Tapi beliau ingin sekali ada pendekatan atau pemahaman yang perlu diluruskan dalam memahami islam supaya lebih damai, toleran, bersahabat, kepada yang lain dan itu akan terus dilakukan lagi di masa yang akan datang," lanjut Yusril.
Karena alasan demikian pula, Ma'ruf Amin yang merupakan sosok Ketum Majelis Ulama Indonesia, dan Rais Aam PBNU, tepat untuk menjawab persoalan terorisme.
"Karena lebih banyak dikira terorisme itu terkait dengan islam. Jadi lebih tepat pak Ma'ruf yang menjawab lengkap dengan ayat-ayat Alqurannya dibacakan sekaligus," ucap Yusril.
Baca juga:
Yusril Usulkan Jokowi Jawab Singkat Jika Ditanya Soal Kasus Novel di Debat Capres
Jokowi Usai Pemantapan Debat Capres: Mantul, Mantul
Prabowo-Sandi Akan Berangkat Debat Bersama Dari Kertanegara
Persiapan Debat Capres, Jokowi-Ma'ruf Dibantu Dua Pakar Komunikasi
Jelang Debat Capres, Jokowi-Ma'ruf Latihan Bicara Dalam Waktu 3 Menit
Jokowi-Ma'ruf Lakukan Simulasi Debat Capres di Djakarta Theater
Datangi Djakarta Theater, Jokowi Dikabarkan Lakukan Simulasi Debat Capres