Maruarar optimis suara Ahok bakal tinggalkan Anies
Maruarar optimis suara Ahok bakal tinggalkan Anies. Maruarar melanjutkan, berdasarkan survei tersebut dijelaskan bila margin of error mencapai 4,5 persen. Maka, hal itu jelas memberi peluang besar bagi Ahok-Djarot menang di putaran dua nanti.
Jelang putaran dua Pilgub DKI Jakarta, elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat dianggap bisa terus meningkat. Hal ini pun dianggap sebagai sinyal suara Ahok-Djarot akan melonjak di putaran dua nanti.
"Basuki Djarot mengalami Golden Cross," kata politikus PDI Perjuangan Maruarar Sirait dalam survei peta elektoral Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua yang digelar oleh Indikator Politik Indonesia di Jakarta, Sabtu (15/4).
Selain Maruarar, turut hadir Direktur Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi dan Tim Pemenangan pasangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali. Dari hasil survei ini, Anies-Sandiaga masih unggul dari Ahok-Djarot.
Survei dilakukan pada 12-14 April 2017 menggunakan metode stratified systematic sampling. Tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen dengan margin of error kurang lebih 4,5 persen. Hasilnya, pasangan Anies-Sandi unggul dengan elektabilitas 48,2 persen. Sedangkan pasangan Ahok-Djarot memperoleh persentase 47,4 persen. Jumlah responden yang tidak tahu atau merahasiakan pilihannya sebesar 4,4 persen.
"Kita percaya yang 4,4 persen ini akan memilih Ahok sebab kita lihat kan trend Ahok meski di bawah terus meningkat. Sementara tren Anies-Sandi menurun. Ini yang dinamakan Golden Cross," kata Maruarar.
Maruarar melanjutkan, berdasarkan survei tersebut dijelaskan bila margin of error mencapai 4,5 persen. Maka, hal itu jelas memberi peluang besar bagi Ahok-Djarot menang di putaran dua nanti.
"Kita lihat di survei ini, dukungan terhadap Ahok-Djarot meningkat terus dan peningkatan konsisten. Sementara dukungan pada Anies melemah," pungkas Maruarar.(mdk/eko)