LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Mardani sebut cawapres Prabowo mengerucut: Aher, Salim Segaf, AHY dan Zulhas

Mardani sebut cawapres Prabowo mengerucut: Aher, Salim Segaf, AHY dan Zulhas. Gerindra dan PKS tetap membuka pintu bagi partai lain yang ingin bergabung. Mardani yakin partai lain bakal ada yang bergabung untuk menjadi oposisi melihat besarnya animo harapan ganti presiden di 2019.

2018-07-13 18:45:37
Prabowo Subianto
Advertisement

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera semakin optimis Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bakal meminang kader PKS sebagai calon wakil presiden. Sebab, dua dari sembilan nama PKS, masuk dalam daftar cawapres yang sudah mengerucut.

Dia mengklaim, Cawapres Prabowo sudah mengerucut menjadi empat nama dari partai politik. Mereka adalah politisi PKS Ahmad Heryawan dan Salim Segaf Al-Jufri, Agus Harimurti Yudhoyono dari Demokrat serta Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Dengan sudah mengerucut ke dua nama tentu kami gembira. Walaupun kalau dari Majelis Syuro tetap menetapkan 9 nama itu," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Jakarta Selatan, Jumat (13/7).

Advertisement

Mardani menilai hal tersebut sebagai keseriusan Gerindra meminang calon wakil presiden dari PKS. Selain itu, komunikasi keduanya pun makin intens.

"Betul dan malam nanti akan ketemu tim sekber Gerindra-PKS, kemudian pekan depan akan ada pertemuan pimpinan," kata Mardani.

Kendati demikian, Gerindra dan PKS tetap membuka pintu bagi partai lain yang ingin bergabung. Mardani yakin partai lain bakal ada yang bergabung untuk menjadi oposisi. Dia mengklaim melihat besarnya animo harapan ganti presiden di 2019 salah satu alasannya.

Advertisement

"Walaupun tetap ini semua diikthiarkan partai lain yang mau bergabung the door is always open," katanya.

PKS berharap koalisi oposisi ini segera melakukan deklarasi pasangan calon yang maju. Sebab, sebagai oposisi jika terlambat menjual capres-cawapres ke publik, dikhawatirkan tidak mampu mengejar ketertinggalan dari calon petahana yang sudah sejak lama 'berkampanye'. Mardani berkaca pada Pilkada Jawa Barat lalu, yang pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu hampir menang karena telat mulai.

"Kami terserah kami enggak baper. Mau orang bilang apa, pokoknya PKS ingin maju ingin menang. Maka dari itu segera deklarasi," ucapnya.

Baca juga:
Pekan depan, Sekjen partai koalisi Jokowi bertemu matangkan kerja sama
Demokrat mendekat, PKB tetap optimis Cak Imin dipilih Jokowi
Petinggi Demokrat bertemu Sekjen PDIP, Megawati hanya tersenyum
Wasekjen PDIP nilai semua isi kontrak politik Demokrat ada di UUD '45
PKS setuju kontrak politik Partai Demokrat
PKS nilai peluang Anies Baswedan nyapres terbentur UU Pemilu

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.