Majelis Syuro PKS sebut koalisi dengan Gerindra belum bulat
"Kalau sudah final, besok atau lusa diumumkan," kata Salim Segaf.
Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri mengakui partainya lebih cenderung merapat dengan Partai Gerindra untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden pada 9 Juli mendatang. Namun, hingga saat ini koalisi itu belum final 100 persen.
"Ya sepertinya memang diarahkan ke Gerindra. Tapi sekarang, koalisi ini belum bulat, baru 70 sampai 80 persen," ungkap Salim Segaf usai rapat koordinasi nasional program keluarga harapan wilayah barat di Palembang, Senin (12/5) malam.
Meski demikian, di tubuh PKS sendiri tidak ada gejolak penolakan untuk berkoalisi dengan partai yang mengusung capres Prabowo Subianto tersebut.
"Alhamdulillah tidak ada yang menolak. Kalau sudah final, besok atau lusa diumumkan," kata dia.
Menurut Salim Segaf, alasan melirik Prabowo karena adanya kecocokan misi, visi dan platform partai. "Yang pastinya Prabowo cocok dengan perjuangan partai kami untuk bangsa," tukasnya.
Sebelumnya, Partai Gerindra optimis Prabowo Subianto bakal memenangkan pertarungan dalam bursa Capres 2014. Partai Gerindra mengaku, saat ini sudah ada dukungan dari tiga partai Islam yang bakal solid untuk berkoalisi.
"Kita yakin menang. Kalau tidak yakin, tak mungkin usung Prabowo. Apalagi ditambah dengan tiga parpol Islam ini," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhie Prabowo, kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (12/5).
Adapun 3 partai Islam yang dipastikan bergabung dengan Partai Gerindra, Edhie menjelaskan, ada PPP, PAN dan PKS.(mdk/ded)