LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

'Mahfud MD ditelepon Istana diminta standby cari tempat transit di Menteng'

Hal ini diceritakan oleh Nusron Wahid.

2018-08-09 21:50:01
Pilpres 2019
Advertisement

Ketua Koordinator bidang PP Jawa dan Kalimantan Partai Golkar Nusron Wahid mengungkap tak dipilihnya Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menjadi cawapres Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019. Menurutnya keputusan itu munculnya di injury time. Saat menjelang pengumuman nama cawapres, Nusron Wahid bersama dengan Mahfud MD.

"Ya kalau mendadak, ya mendadak karena tadi jam 3 sore kita di sini itu Pak Mahfud sudah ditelepon dari pihak Istana diminta siap-siap standby cari tempat transit di kawasan menteng," kata Nusron di MMD Institut, Jalan Kramat VI Nomor 18, Jakarta Pusat, Kamis (9/8).

Nusron mengaku tak mengetahui alasan di balik tak dipilihnya Mahfud sebagai cawapres. Dia mengaku hanya sedang mendampingi Mahfud saja.

Advertisement

"Enggak tahu saya. Karena yang tahu yang di sana yang rapat. Saya tahunya saya hanya dampingi Pak Mahfud karena ditelepon Pak Mahfud sebagai sahabat," ungkapnya.

Diketahui, setelah pengumuman cawapres Mahfud bertemu dengan Jokowi. "Katanya ke Istana, infonya apa ya kita tunggu aja apa yang terjadi," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi akhirnya memutuskan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden untuk mendampinginya di Pilpres 2019. Keputusan itu, diambil setelah konsultasi dengan berbagai pihak.

Advertisement

"Saya ingin menyampaikan sebuah keputusan sangat penting setelah perenungan dan mempertimbangkan dan saran-saran berbagai elemen masyarakat pada bagian awal tadi saya memutuskan dan telah mendapat persetujuan partai koalisi yaitu Indonesia Kerja bahwa yang mendampingi saya sebagai Cawapres 2019-2024 adalah Prof KH Mar'uf Amin," kata Jokowi usai rapat bersama ketum dan sekjen partai koalisi, Jakarta, Kamis (9/8).

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.