LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

M Taufik minta PKS segera serahkan nama Cawagub DKI

M Taufik minta PKS segera serahkan nama Cawagub DKI. Dia menjelaskan, DPD Gerindra DKI Jakarta sudah bulat memutuskan dirinya mengisi posisi tersebut usai menggelar rapat pimpinan. Setelahnya, usulan akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan diberikan ke DPRD DKI Jakarta untuk diputuskan.

2018-09-26 07:28:00
Bursa Cawagub DKI
Advertisement

Partai Gerindra dan PKS belum menentukan posisi pengganti Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno. Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik mengklaim sudah mendapat restu dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto untuk mengisi posisi tersebut. Dia yakin dari raut wajah Prabowo yang senyum kepadanya saat bertanya soal usulan Wagub DKI.

"Pak Prabowo sih senyum saja. Kalau saya mengartikannya restu-restu saja, orang senyum," ujar Taufik usai bertemu Prabowo di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/9).

Dia menjelaskan, DPD Gerindra DKI Jakarta sudah bulat memutuskan dirinya mengisi posisi tersebut usai menggelar rapat pimpinan. Setelahnya, usulan akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan diberikan ke DPRD DKI Jakarta untuk diputuskan.

Advertisement

"Sudah diputuskan calonnya mengusung saya. Tinggal disampaikan kepada gubernur untuk disampaikan ke DPRD. Sederhana saja kan sebenarnya, kan aturannya begitu," ucap Taufik.

Posisi Wagub DKI memang jatah Gerindra dan PKS. Taufik menilai wajar bila kedua partai saling mengajukan nama. Ini sesuai undang-undang yang memerintahkan partai pengusung di Pilgub DKI menyetor dua nama.

"Bisa dia (PKS) satu, bisa saya satu, kan jadi dua," sebut dia.

Advertisement

PKS sendiri menyodorkan nama Akhmad Syaikhu dan Agung Yuliatno. Taufik menekankan PKS tidak dapat menyerahkan dua nama untuk Wagub DKI. Kecuali partai yang mengusung Sandiaga Uno lebih dari dua partai.

Usulan Wagub ini cukup alot. Menurutnya tidak adil bila Gerindra dan PKS harus berunding untuk mencari pengganti Wagub DKI. Taufik menyarankan, baiknya Gerindra DKI dan PKS DKI sama-sama menyodorkan calon dan nantinya DPRD yang memilih. Menurut Taufik cara ini baik karena sesuai mekanisme.

"Orang mekanismenya sudah jelas ya tinggal ikuti saja satu-satu selesai. Yang pilih DPRD, kan belum tentu menang juga kan saya, yang pilih DPR, kenapa mesti khawatir," imbuhnya.

Taufik meminta PKS tak perlu khawatir terkait pemilihan Wagub DKI oleh DPRD nantinya. Dia pun tak mempermasalahkan jika PKS mengklaim mendapat restu Prabowo terkait jatah kursi orang nomor dua di Jakarta tersebut.

"Ya enggak apa-apa PKS (mengklaim), namanya klaim kan boleh saja," tandas Wakil Ketua DPRD Jakarta ini.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.