LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

LSI Denny JA: Mayoritas Nahdliyin Dukung Jokowi, Warga Muhammadiyah Pilih Prabowo

Berdasarkan survei elektabilitas Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, suara dukungan Nahdlatul Ulama kepada pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, meningkat. Pada Februari 2019, sebesar 64,1 persen NU mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

2019-03-05 15:43:51
Survei LSI Denny JA
Advertisement

Berdasarkan survei elektabilitas Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, suara dukungan Nahdlatul Ulama kepada pasangan calon presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, meningkat. Pada Februari 2019, sebesar 64,1 persen NU mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Angka itu naik dari 55,6 persen pada Januari 2019, yang naik pula dari 52,4 persen pada Desember 2018. Suara itu berdasarkan 87,8 persen pemilih muslim dari 1200 responden survei.

LSI membagi menjadi empat ormas Islam yaitu NU, Muhammadiyah, Persaudaraan Alumni 212, dan Front Pembela Islam, serta ormas Islam lainnya.

Advertisement

Pemilih dari Muhammadiyah kepada Jokowi pada Februari 2019 sebesar 33,3 persen, turun dari 42 persen pada Januari 2019. Pada Desember 2018, 39,6 persen.

Pemilih yang berasosiasi dengan PA 212 sebesar 33,3 persen Februari 2019, 28,6 persen Januari 2019, dan 0 persen. Sementara, pemilih dari FPI 0 persen pada Februari 2019, 30 persen pada Januari 2019, dan 40 persen pada Desember 2018.

"Di pemilih muslim dukungan atas Jokowi-Ma'ruf menurun di berbagai ormas Islam kecuali di NU," kata peneliti LSI Ardian Sopa di kantornya, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3).

Advertisement

Sementara, suara NU kepada Prabowo cenderung menurun dibandingkan ormas Islam lainnya. Di pemilih NU, suara Prabowo-Sandiaga sebesar 28,3 persen pada Februari 2019, 33,6 persen pada Januari 2019 dan 33,9 persen pada Desember 2018.

Sementara pemilih Muhammadiyah kepada paslon 02, 62,2 persen pada Februari 2018, 54 persen pada Januari 2019, dan 41,5 persen pada Desember 2018.

Pemilih PA 212 malah cenderung naik turun, dari 100 persen di Desember 2018, 57,1 persen di Januari 2019, dan 85,7 persen di Februari 2019.

Sedangkan pemilih dari FPI solid dengan 100 persen pada Februari 2019, 70 persen pada Januari 2019, dan 40 persen pada Desember 2018.

Survei dilaksanakan pada rentang waktu waktu 18-25 Februari 2019. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen.

Baca juga:
Lawan Sandiaga di Debat, Ma'ruf Dibantu Jokowi hingga Stafsus Presiden
BPN Prabowo Tak Setuju Pengangguran Digaji, APBN Sudah Defisit Rp 296 T
Andi Arief Ditangkap, Fahri Hamzah Bilang 'Ada Kontestasi Moral Juga Ya'
TKN Soal Rencana Pemisahan Kementerian PUPR Prabowo: Itu Tidak Perlu Dilakukan
Polisi: CW Aktor Intelektual Ibu-Ibu Sebar Hoaks di Karawang
Jika Menang, Prabowo-Sandiaga Janji Bangun 3 Juta Rumah per Tahun

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.