LSI: Anies dan Agus bergabung Ahok kalah
LSI: Anies dan Agus bergabung Ahok kalah. LSI menyebut pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat bakal kalah jika pasangan bakal calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno bergabung dengan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murno.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebut pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat bakal kalah jika pasangan bakal calon Anies Baswedan-Sandiaga Uno bergabung dengan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murno.
Hal itu disimpulkan LSI setelah melakukan survei terhadap 440 responden terkait Pilgub DKI Jakarta 2017. Survei itu digelar sejak 28 September-2 Oktober 2016 menggunakan metode multi-stage random sampling.
"Jika Anies dan Agus bergabung berpotensi mengalahkan Ahok di Pilkada DKI 2017 nanti," kata Tim Peneliti LSI Adjie Alfaraby di Kantor LSI, Jakarta, Selasa (4/10).
Dipaparkan Adjie, berdasarkan survei LSI jika keduanya bergabung Ahok hanya memperoleh 31,1 persen suara. Sementara, Anies 20,2 persen suara dan Agus 22,3 persen suara jika digabung menjadi 42,5 persen suara.
"Total keterpilihan Ahok hanya 31,1 persen suara dan Agus-Anies 42,5 persen suara," ujarnya.
Meski keduanya tidak bergabung, LSI menyatakan jika Ahok berpotensi kalah dalam Pilgub DKI 2017 nanti. Sebabnya, dukungan dan daya tarik masyarakat Jakarta terhadap gaya kepemimpinan Ahok terus merosot.
Di sisi lain, dinilai Adjie dua calon lain yakni Anies atau Agus justru memiliki potensi besar untuk merebut kursi DKI 1. Hanya saja, baik Anies dan Agus harus bekerja keras menaikkan popularitasnya di tengah-tengah warga Jakarta.
"Anies dan Agus potensial untuk mengejar karena tingkat pengenalan atas mereka masih belum maksimal dan mungkin naik," pungkas Adjie.
Baca juga:
Survei LSI: Anies-Sandiaga unggul di pemilih berpendidikan tinggi
Survei LSI sebut elektabilitas & popularitas Ahok terus turun
Ini penyebab Ahok-Djarot berpotensi kalah di Pilgub DKI versi LSI
Debat Cagub dan Cawagub DKI Jakarta digelar tiga kali
Ahmad Basarah sebut Ruhut berpeluang jadi tim sukses Ahok-Djarot
Kunjungi bursa kerja di Blok M, pengunjung ajak selfie Sandiaga Uno
KPU biayai alat peraga dan iklan kampanye cagub dan cawagub DKI