LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Lambang dan figur partai, alasan Golkar minta Novanto jadi Ketua DPR

Aziz menambahkan, nama baik Novanto telah pulih seiring gugatan yang dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan rekaman 'Papa Minta Saham' tidak legal. Terlebih, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga telah mengembalikan nama baik dari Setya Novanto.

2016-11-22 11:26:53
Setya Novanto Ketum Golkar
Advertisement

DPP Partai Golkar berencana mengembalikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR yang saat ini dijabat Ade Komarudin. Wacana ini berawal dari rapat pleno terbatas DPP Partai Golkar pada 8 November lalu.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Aziz Syamsuddin mengungkapkan alasan partainya perlu mengembalikan posisi Ketua DPR ke tangan Setya Novanto. Dia beralasan Novanto merupakan Ketua Umum Partai yang menjadi figur dari partai berlambang pohon beringin ini.

"Pak Novanto ini kan ketua umum adalah lambang partai, figur partai," kata Aziz di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11).

Aziz menambahkan, nama baik Novanto telah pulih seiring gugatan yang dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan rekaman 'Papa Minta Saham' tidak legal. Terlebih, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga telah mengembalikan nama baik dari Setya Novanto.

"Salah satunya keputusan MK, apa yang menjadi alasan dasar partai. Bahwa seseorang yang sudah melalui proses baik itu di MKD DPR dan sudah ditetapkan di MK yang menguatkan tidak legal dan MKD yang sudah memulihkan nama baik, karena itu sudah menjadi dasar," jelasnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR ini menambahkan, pergantian posisi Ketua DPR hanya tinggal menunggu persetujuan dari Setya Novanto. Apakah yang bersangkutan bersedia kembali menjabat sebagai orang nomor satu di parlemen atau tidak.

"Keputusan pleno nanti apakah Novanto bersedia atau tidak dikembalikan ke Novanto, tapi berdasarkan rapat pleno Partai Golkar sudah memutuskan," ujarnya.

Sebelumnya, Setya Novanto mengaku tidak mengetahui keputusan rapat pleno DPP Partai Golkar itu.

"Saya baru datang dari luar kota, jadi enggak tahu apa yang terjadi. Saya enggak tahu baru datang, saya belum datang langsung kemari (ulang tahun Kosgoro 1957)," ujarnya usai menghadiri ulang tahun Kosgoro 1957 di Gedung Smesco, Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (21/11) malam.

Baca juga:
Jokowi soal Akom terancam lengser: Itu urusan Golkar & internal DPR
Akom tak punya salah, Hanura tak setuju Setnov duduk Ketua DPR lagi
Politikus Golkar dapat info pergantian ketua DPR petunjuk Jokowi
Partai Golkar harap Akom berlapang dada bila benar diganti Setnov
Politisi Hanura sebut publik akan sinis Setnov jadi ketua DPR lagi

Advertisement
(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.