LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kumpulkan DPD I Golkar, Airlangga targetkan 18 persen di Pileg 2019

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menghadiri silaturahim DPP dan DPD Golkar seluruh Provinsi di Indonesia. Pertemuan salah satunya membahas sejumlah isu krusial yang akan dihadapi di tahun politik 2019 mendatang.

2018-06-01 18:07:07
Pemilu 2019
Advertisement

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menghadiri silaturahim DPP dan DPD Golkar seluruh Provinsi di Indonesia. Pertemuan salah satunya membahas sejumlah isu krusial yang akan dihadapi di tahun politik 2019 mendatang.

Airlangga mengatakan, kontestasi pemilihan umum legislatif dan presiden secara serentak merupakan persoalan yang sangat penting dibahas demi kemenangan partai berlambang pohon beringin itu.

"Dari hasil evaluasi Partai Golkar menargetkan 50-60 persen, kemudian menetapkan target pemilihan legislatif 18 persen dan berupaya menjalankan pemenangan pada pilpres sesuai mekanisme dan waktunya," ujar Airlangga di kantor DPD I Golkar, Jakarta Pusat, Jumat (1/6).

Advertisement

Tidak hanya membahas seputar persentase target, Airlangga juga mengaku saat rapat bersama seluruh DPD Golkar menyinggung aspirasi wakil presiden mendampingi Joko Widodo dalam kontestasi Pilpres 2019.

Menteri Perindustrian itu menuturkan, sejauh ini aspirasi seluruh DPD hampir seluruhnya menyuarakan hal sama, meski tidak disebutkan bentuk kesepakatan tersebut. Nantinya, aspirasi itu akan ditindaklanjuti seusai Pileg 2019 nanti.

"Pembahasan banyak usulan posisi Partai Golkar untuk mendampingi bapak Presiden disampaikan Partai Golkar agar memperjuangkan hal tersebut pasca Pilkada nanti," tukasnya.

Advertisement

Sementara itu, pada acara silaturahim DPP dan DPD Golkar, turut hadir pula Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, atau sering dikenal dengan BJ Habibie.

Baca juga:
Kasus dihentikan Bareskrim, PSI minta Bawaslu lebih profesional
PSI minta momen penghentian kasus jadi introspeksi Bawaslu
Jadwal pertemuan Prabowo & SBY masih dibahas, lokasi kemungkinan di Kertanegara
Cak Imin: Pantang bagi saya mundur ke belakang
Sekjen Gerindra akui koalisi dengan PKS dan PAN sebatas 'tahu sama tahu'
PKPU belum selesai jadi alasan kasus PSI dihentikan

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.