LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kubu Prabowo-Sandi Berharap Terjadi 'Gol Bunuh Diri' di Detik Akhir Pencoblosan

Kubu Prabowo-Sandi berharap terjadi gol bunuh diri atau kesalahan yang bisa menguntungkan paslon nomor urut 02.

2019-04-03 19:19:39
Pilpres 2019
Advertisement

Partai Demokrat menegaskan, hasil akhir Pemilihan Presiden tidak bisa diprediksi. Berbagai hasil lembaga survei yang saat ini rata-rata mengunggulkan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin, dinilai bukan jaminan sebagai hasil akhir.

Partai Demokrat yakin akan ada peningkatan elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga di detik-detik terakhir jelang pemungutan suara. Dia menganalogikan pertandingan sepak bola yang hasil akhirnya tidak bisa hanya berpatokan di atas kertas.

"Sepak bola meskipun lawan sudah unggul oke di dua babak, itu jangan pernah kau anggap hasil akhir sudah berakhir sebelum peluit akhir ditiupkan. Di detik-detik terakhir selalu saja ada yang kita sebut gol bunuh diri," ungkap Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan di Kantor Indikator Politik Indonesia, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Rabu (3/4).

Advertisement

Kubu Prabowo-Sandi berharap terjadi gol bunuh diri atau kesalahan yang bisa menguntungkan paslon nomor urut 02.

"Gol bunuh diri ini saya persepsikan dengan kesalahan-kesalahan yang terjadi. Yang dapat mempengaruhi pemilih untuk pindah atau mengubah pilihannya," sambungnya.

Meski begitu, Hinca menegaskan partainya akan tetap bekerja keras mendongkrak elektabilitas Prabowo-Sandi dan juga Demokrat. Partai Demokrat dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi juga telah membagi tugas untuk kampanye ke seluruh wilayah di Indonesia.

Advertisement

"Dan itu terus bergerak di lapangan dan kita saya kira kamera kan enggak bisa bohong tentang apa yang dilihat di lapangan. dan karena itu situasinya masih menarik dua minggu terakhir ini," ucapnya.

Terkait nasib Demokrat, lembaga Indikator Indonesia merilis elektabilitas Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengalami peningkatan. Dalam survei tersebut, elektabilitas partai Demokrat sudah mencapai 8,7 persen. Hinca meyakini elektabilitas partainya bisa semakin meningkat dalam waktu dua minggu hingga waktu pemungutan suara pada 17 April.

"Demokrat terus naik sampai menembus 8,7 dengan margin error plus minus 2,9 dan itulah bisa juga tembus ke angka yang dua digit. kami yakin di dua minggu terakhir ini bisa tembus sampai keangka 15 persen itu," kata Hinca.

Baca juga:
Kekurangan Dana, Sandiaga Uno Instruksikan Relawan Jadi Saksi di TPS
Tiga Kartu Sakti Baru Jokowi Belum Dikenal, Ma'ruf Amin Janji Gencar Sosialisasi
Sandiaga Uno: Saya Semakin Mencium Aroma Kemenangan
Sandiaga Puji Erwin Aksa: Berjuang Bersama Teman Lebih Mulia
Tolak Golput, Suku Baduy Siap Turun Gunung 17 April
Cak Nun Yakin Seruan 'People Power' Amien Rais Tak Akan Terjadi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.