LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kubu Prabowo kritik Metro TV soal wawancara Allan Nairn

Suryo menduga langkah Metro TV mewawancarai Allan Nairn disebabkan kepanikan yang luar biasa di dalam koalisi Jokowi-JK.

2014-07-04 09:54:42
Metro TV
Advertisement

Jika kubu Jokowi - JK memprotes pemberitaan tvOne yang menyebut ada orang PKI di PDIP dan di belakang Jokowi, kubu Prabowo - Hatta justru mengritik wawancara Metro TV dengan jurnalis AS, Allan Nairn. Dalam wawancara tersebut Nairn mengungkapkan kerisauannya jika Prabowo terpilih menjadi Presiden RI.

"Tayangan seperti itu membuktikan kepada kita bahwa benar ada pihak asing yang tidak senang bila Indonesia dipimpin oleh presiden yang berkarakter, tegas dan kuat seperti Prabowo," kata penasihat Prabowo-Hatta, Letjen TNI (Purn) Suryo Prabowo dalam siaran pers, Jumat (4/7).

Menurutnya, Metro TV yang dikenal sebagai stasiun TV berita milik Surya Paloh pendiri Partai NasDem yang saat ini mendukung capres Jokowi - JK telah kehilangan nasionalismenya demi kekuasaan.

Advertisement

"Ini tragedi bagi kehidupan pers nasional. Stasiun TV yang bersiaran gunakan frekuensi sebagai kekayaan terbatas milik publik digunakan untuk kepentingan asing," sesalnya.

"Sekarang terbongkar sudah, restorasi yang digagas Surya Paloh cuma isapan jempol saja. Sepertinya dia panik dengan dukungan Prabowo yang terus meningkat sehingga perlu minta bantuan asing. Orang seperti ini kalau diberi kekuasaan bisa habis Indonesia dijual," ujarnya.

Suryo menduga langkah Metro TV mewawancarai Allan Nairn disebabkan kepanikan yang luar biasa di dalam internal koalisi PDIP dan NasDem.

Advertisement

"Suhu di dalam sana sepertinya benar-benar panas adem. Ada kepanikan politik sehingga Metro TV harus mewawancarai orang asing untuk pengaruhi rakyat Indonesia. Dikiranya kalau sudah orang asing yang bicara rakyat percaya," ungkapnya.

Suryo mengajak masyarakat untuk kritis terhadap pemberitaan Metro TV. "Sudah jelas Metro TV ditunggangi pihak asing. Kita pernah dijajah asing selama 360 tahun lamanya. Berbagai penderitaan bangsa sudah dilewati hingga merdeka. Jangan serahkan kemerdekaan ini pada asing lagi," pungkasnya.

Seperti diketahui, testimoni yang dikeluarkan Allan Nairn sempat membuat heboh beberapa waktu lalu. Nairn membuka hasil wawancaranya dengan Prabowo pada Juni-Juli 2001 lalu. Dalam testimoni Nairn itu Prabowo menghujat mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai presiden yang buta.

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.