Kubu Prabowo: Hoaks digoreng demi alihkan kondisi ekonomi yang makin berat
Kubu Prabowo-Sandiaga tak yakin elektabilitasnya tergerus karena termakan hoaks Ratna Sarumpaet (RS) yang mengaku dianiaya. Prediksi penurunan elektabilitas itu diungkapkan oleh LSI Denny JA.
Kubu Prabowo-Sandiaga tak yakin elektabilitasnya tergerus karena termakan hoaks Ratna Sarumpaet (RS) yang mengaku dianiaya. Prediksi penurunan elektabilitas itu diungkapkan oleh LSI Denny JA.
Tapi, Jubir koalisi Prabowo-Sandi, Suhud Alynudin menyampaikan, justru ia yakin Prabowo-Sandi semakin banyak mendapat dukungan.
"Prediksi bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi turun setelah kasus hoaks RS tidak benar. Terbukti di media sosial tagar dukungan kepada Pak Prabowo pada kasus itu lebih besar yang mendukung," jelasnya kepada merdeka.com, Selasa (9/10).
Politikus PKS ini mengatakan, ada pihak yang memanfaatkan hoaks tersebut sebagai pengalihan isu atas berbagai persoalan yang dialami bangsa ini, khususnya masalah ekonomi.
"Kami melihat justru ada upaya 'menggoreng' isu hoaks itu untuk mengalihkan dari isu kondisi ekonomi yang semakin berat dan isu penanggulangan bencana yang lamban," sebutnya.
Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan elektabilitas Prabowo-Sandi. Salah satunya dengan fokus mengusung isu-isu ekonomi yang selama ini menjadi prioritas Koalisi Indonesia Adil Makmur.
"Kami akan tetap fokus menyuarakan isu-isu pelemahan ekonomi yang hingga saat ini belum mampu diatasi oleh pemerintahan Jokowi," jelasnya.
Baca juga:
'2012 jelas, jangankan Ratna Sarumpaet, Prabowo saja dukung Jokowi-Ahok'
Fahri Hamzah nilai jubir tim kampanye Jokowi dan Prabowo tak berkelas
Bela kampanye Ma'ruf, Nusron Wahid sebut pesantren bukan sekolah dan masjid
Ma'ruf Amin: Kalau Sandiaga mau bertemu boleh saja, enggak masalah
Timses Jokowi-Ma'ruf perbaiki koordinasi dengan relawan di daerah
Bertemu Timses Jokowi, Ical beri masukan jangan lakukan kecurangan
Erick sebut Ical sudah masuk timses, Sekjen Golkar bilang masih dipertimbangkan