Kubu Jokowi setuju debat capres digelar di kampus, tapi ada syaratnya
Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Simanjuntak mengusulkan ke KPU agar debat capres bisa dilakukan di kampus dengan diikuti oleh para akademisi serta mahasiswa. Terkait hal ini, juru bicara Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan, mengatakan, pada prinsipnya setuju saja dengan usulan tersebut.
Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga, Dahnil Simanjuntak mengusulkan ke KPU agar debat capres bisa dilakukan di kampus dengan diikuti oleh para akademisi serta mahasiswa. Terkait hal ini, juru bicara Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan, mengatakan, pada prinsipnya setuju saja dengan usulan tersebut.
"Soal debat di kampus, prinsipnya kami Setuju-setuju saja," ucap Ace, saat dikonfirmasi, Minggu (21/10).
Namun, politisi Golkar ini menanyakan seberapa luas jangkauannya. Nantinya, apakah hanya sebatas kalangan civitas universitas saja.
"Namun yang harus dicermati adalah seberapa luas daya jangkauannya, apakah hanya cukup akademisi dan mahasiswa di kampus tersebut," tanya Ace.
Dia menegaskan, nantinya KPU juga akan memfasilitasi debat capres yang semua masyarakat Indonesia bisa melihatnya.
"Pada saatnya KPU juga akan memfasilitasi debat capres-cawapres yang dapat dilihat dan diikuti seluruh rakyat Indonesia melalui televisi nasional," pungkasnya.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Kubu Prabowo ingin debat capres digelar di kampus, tanpa dihadiri pendukung
Debat capres-cawapres akan dilakukan lima kali
Tak setuju usul Sandi, Golkar Jabar nilai debat capres tetap harus ada
Kapok diprovokasi, Sandiaga ingin format debat capres-cawapres diganti seminar
Ketua KPU tegaskan debat capres hanya pakai bahasa Indonesia
Megawati: Apa kalau bisa bahasa Inggris istimewa?