Kubu Ical sebut terlalu dini bicara munaslub Golkar
Kubu Ical tak setuju dengan wacana munaslub Golkar yang diwacanakan oleh Agung Laksono cs.
Ketua DPP Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical), Tantowi Yahya tak mau mengomentari lebih jauh perihal wacana munaslub Golkar yang dilontarkan kubu Agung Laksono. Menurut dia, terlalu pagi untuk membahas soal munaslub.
"Terlalu pagi berbicara tentang itu ya," kata Tantowi di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/9).
Saat didesak kembali perihal Munaslub tersebut, dia kembali tak mau berkomentar dan lebih memilih berlalu dari awak media.
"Terlalu pagi, terlalu pagi, no comment saya," kata Tantowi.
Diketahui, Kubu Agung Laksono melalui Yorrys Raweyai menyatakan Golkar dengan format baru akan lahir Oktober nanti. Format baru ini dilakukan melalui munaslub tanpa lagi memajukan Ical dan Agung Laksono sebagai ketua umum Golkar.
"Rencananya segera lah, itu kan untuk kebaikan bersama juga," kata Yorrys kepada merdeka.com, Selasa (15/9).
Yorrys mengharapkan, kubu Ical dan Agung tidak mementingkan politik pribadi, lebih baik mengutamakan penyelamatan partai Golkar. Sebelum Pilkada Serentak dimulai, kata dia, Golkar tidak boleh terpecah belah.
"Kalau calon nanti banyak lah, ya mungkin Setya Novanto, Mahyuddin, Agus Gumiwang dan lain-lain. Semua nggak tahu siapa yang didorong," kata dia.
Dia menambahkan, jika Golkar tidak terpecah dalam Pilkada serentak, maka perolehan target suara akan tercapai. Selain itu, calon Kepala Daerah yang menginginkan persetujuan juga tidak akan bimbang atau bingung.
"Proses hukum kedua pasti akan distop kalau ini benar-benar jadi. Makanya kita dorong untuk kebaikan bersama lah," kata dia.
Baca juga:
Loyalis Ical soal munaslub: Golkar mau dijual ke pemerintah?
Bamsoet soal Golkar baru: Agung Laksono Cs jangan mimpi basah terus
Munaslub jalan islah Golkar atau hanya bikin tambah kusut?
Golkar baru segera lahir, Munaslub akan digelar Oktober
Kubu Agung sebut Golkar baru tak sah sebelum putusan MA keluar
Mahyuddin sebut Golkar baru jadi mitra pemerintah, bukan penyeimbang
Mereka calon kuat Ketum Golkar baru di luar Ical dan Agung Laksono