Kubu Ical sebut Golkar tak ada kekosongan, klaim Munas Bali sah
"Pengadilan negeri sudah memutuskan bahwa Munas Ancol itu adalah tidak sah, Munas Bali lah yang sah," kata Idrus Marham.
Sekjen Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie, Idrus Marham menegaskan bahwa saat ini tak ada kekosongan pengurus dalam partai berlambang Beringin tersebut. Idrus mengklaim meski SK Munas Ancol sudah dicabut Menkum HAM dan SK Munas Riau sudah habis masa berlakunya, lantas yang legal ialah hasil Munas Bali.
"Sama sekali tidak ada kekosongan. Pengadilan negeri sudah memutuskan bahwa Munas Ancol itu adalah tidak sah, Munas Bali lah yang sah. Tidak ada kekosongan sama sekali," kata Idrus saat berbincang dengan merdeka.com, Jumat (1/1).
Idrus berujar bahwa Munas Riau sudah membentuk Munas ke-9, yaitu Munas Bali. Sedangkan yang menjadi nahkoda partai ialah Ical. Maka dari itu menurut Idrus, ada kemungkinan Menkum HAM akan mengesahkan kubu Munas Bali.
"Kita konsolidasi saja nanti, kita akan akomodasi kelompoknya Pak Agung dalam struktur kepengurusan kita yaitu hasil Munas Bali. Itu kan putusan pengadilan yang berlalu secara serta-merta," tuturnya.
Idrus juga merasa tak masalah dengan adanya pembentukan Tim Tujuh dari kubu Agung Laksono. Namun sebelum menyambut kerja Tim Tujuh, kubunya akan segera melakukan rapat konsultasi nasional terlebih dahulu.
"Masalah Munas, tanggal 4 (Januari) kita akan melaksanakan konsultasi nasional untuk menentukan bagaimana rapat pimpinan. Rapat pimpinan nasionallah yang menentukan langkah-langkah lebih lanjut. Itu rapat konsultasi. Itu akan kita konsultasikan kapan saat yang tepat untuk melakukan Rapimnas," pungkasnya.
Baca juga:
Drama baru Golkar di awal tahun
Kubu Ical sebut Golkar tak ada kekosongan, klaim Munas Bali sah
Kubu Agung: Pak Ical bukalah pintu hatimu, jangan korbankan Golkar
Tak ada pengurus sah, Kubu Agung Laksono sebut Golkar saat ini vakum
SK Kepengurusan dicabut, kubu Agung minta pihak Ical jangan egois