KPU Minta Capres-cawapres Tak Cuma Andalkan Debat, Tapi Kampanye Tatap Muka
Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan meminta pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden memaksimalkan berbagai metode kampanye yang diperbolehkan sesuai aturan. Menurutnya, baik paslon maupun timses seharusnya tak hanya mengandalkan debat untuk kampanye.
Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan meminta pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden memaksimalkan berbagai metode kampanye yang diperbolehkan sesuai aturan. Menurutnya, baik paslon maupun timses seharusnya tak hanya mengandalkan debat untuk kampanye.
"Jadi kepada peserta pemilu, salah satunya paslon capres cawapres, dalam peraturan perundang-undangan termasuk dalamnya PKPU. Kita sudah sediakan 9 metode kampanye, salah satunya debat capres-cawapres. Sehingga kita dorong peserta pemilu tak terkecuali capres-cawapres, TKN dan BPN untuk optimalkan metode kampanye lain seperti metode kampanye tatap muka," katanya di Gedung KPU RI, Selasa (22/1).
Wahyu menyebut, kampanye tatap muka atau pertemuan langsung dengan masyarakat harus dioptimalkan. Sebab, debat yang hanya berlangsung lima kali tidak akan cukup untuk menjangkau semua masyarakat.
"Seperti menarik pemilih milenial melalui kampanye medsos. Ini perlu dioptimalisasi karema berdasarkan peraturan undang-undang, debat hanya lima kali. Pasti enggak cukup debat lima kali mampu gambarkan visi misi program secara menyeluruh," jelasnya
KPU meminta para paslon memaksimalkan waktu kampanye tatap muka langsung dengan masyarakat. "Kita mendorong gunakan juga metode kampanye lain selaim debat," tandasnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Belum Menang, Demokrat Sudah Ajak Media Daftar Tur Istana Bareng Prabowo
JK Tak Tahu Asal Duit Rp 2 M Jokowi Buat Borong Sabun Cuci Piring
KPU Akan Tambah Durasi Waktu Debat Capres
Kubu Jokowi Tak Heran Suara Prabowo Jadi Tinggi di Survei Median, Seperti 2014
Kubu Jokowi Tegaskan BPN Tak Perlu Ragukan Netralitas Najwa Shihab