KPU Jawab Ancaman People Power Amien Rais: Untuk Apa Lembaga Pemilu Disediakan?
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari mengatakan jika ada pihak yang mengancam pengerahan massa, untuk apa lembaga Pemilu disiapkan negara.
Komisi Pemilihan Umum mempertanyakan ancaman Politikus Senior PAN Amien Rais untuk mengerahkan massa ke Monas jika menemukan kecurangan di Pemilu 2019. Sebab, Indonesia telah bersepakat untuk menjadi negara demokrasi dimana Pemilu sebagai penyalur suara rakyat dalam memilih pemimpin.
Komisioner KPU, Hasyim Asy'ari mengatakan jika ada pihak yang mengancam pengerahan massa, untuk apa lembaga Pemilu disiapkan negara.
"Kalau kita sudah bersepakat demokrasi, kita bersepakat dengan Pemilu, maka sebagaimana aturan kelembagaan Pemilu ini ya untuk bisa berkuasa bikinlah parpol. Kalau mau ikut Pemilu, daftarkan parpol itu sebagai peserta Pemilu," kata Hasyim di Hotel Ashley, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (5/4).
Hasyim melanjutkan, jika ingin mendapat suara dan memenangkan Pemilu, maka peserta Pemilu harus berkampanye untuk menggaet suara rakyat. Jika kemudian peserta Pemilu ada yang merasa dicurangi dalam proses pemungutan suara, maka pihaknya mempersilakan agar melapor ke lembaga yang telah disiapkan negara seperti Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi.
"Kalau merasa dicurangi laporkan ke lembaga-lembaga yang sudah disediakan seperti Bawaslu, MK. Kalau itu sudah disepakati sebagai hukum, dan kemudian tidak mengikuti aturan kan jadi pertanyaan untuk apa lembaga Pemilu disediakan?" pungkasnya.
Sebelumnya, Amien Rais mengancam akan mengerahkan people power jika nanti ditemukan ada kecurangan dalam hasil Pilpres 2019. Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) ini beberapa waktu lalu mengatakan akan mengumpulkan massa di Monas apabila dalam proses Pemilu serentak 2019, pihaknya memiliki bukti adanya kecurangan.
mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menilai pernyataan Amien Rais mengenai people power merupakan sebuah bentuk kekhawatiran. Namun Mahfud melihat, kekhawatiran Amien Rais itu sesuatu yang berlebihan.
"People power pernyataan Amien Rais itu ya kita harus tanggapi apa namanya pernyataan politik dari orang yang sedang bertarung dalam pertarungan politik yang mempertaruhkan hal besar. Kekhawatiran, tapi menurut saya agak berlebihan ya," ujar Mahfud di Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Senin (1/4).
Baca juga:
'People Power' Amien Rais Dinilai Inkonstitusional
Fakta-Fakta Kesaksian Amien Rais di Sidang Ratna Sarumpaet
Usai Amien Rais Bersaksi, Ratna Sarumpaet Minta Maaf Sudah Buat Susah
Amien Rais di Sidang Ratna Sarumpaet: Sudah 20 Tahun Saya Tidak Punya Handphone
Amien Rais Sebut Prabowo Berkewajiban Gelar Konpers Umumkan Ratna Dianiaya