KPU Jamin Kotak Suara Berbahan Karton Kuat dan Aman
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pergantian kepada kotak suara dengan model berbahan karton kedap air. Benda penampung surat suara yang biasa berbahan alumunium/seng itu kini dipertanyakan oleh sejumlah pihak karena dinilai rentan dalam menjaga hak suara masyarakat.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan pergantian kepada kotak suara dengan model berbahan karton kedap air. Benda penampung surat suara yang biasa berbahan alumunium/seng itu kini dipertanyakan oleh sejumlah pihak karena dinilai rentan dalam menjaga hak suara masyarakat.
Ketua KPU RI Arief Budiman menegaskan, bahwa anggapan negatif berkembang di publik adalah salah. Kotak suara yang penampakannya hanya seperti kardus pada umumnya, dijelaskan memiliki daya tahan yang sama dengan model alumunium/seng.
"Ini menahan bobot berat badan saya (orang dewasa) saja kuat," kata Arief di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (15/12).
Arief juga menambahkan, jika hal ini tidak usah diributkan karena bukan hal baru dalam gelaran Pemilihan Umum. Jenis kotak suara kardus seperti ini, diketahui sudah digunakan dalam gelaran Pemilu sejak 2009 hingga Pilkada 2018.
"Ini sudah digunakan berkali-kali, dan relatif tidak ada laporan (kerusakan) dengan ini," tegas dia.
Arif berharap, tidak ada lagi publik yang mencemaskan pemakaian kotak suara kardus ke depannya. Dia menjamin kebijakan dengan menggunakan kotak suara jenis ini di sejumlah TPS tetap terjamin keamanan, independensi, dan kerahasiaanya.
Reporter: Muhammad Radityo
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jumlah DPT Penyempurnaan 192 Juta, Masih Bisa Bertambah atau Kurang
Kubu Prabowo Tuding Ada Agenda Setting Soal Tercecernya E-KTP
Kotak Suara Kardus Disetujui DPR, PPP Ajak Semua Pihak Tak Berburuk Sangka
Amankan Suara Pemilu 2019, PDIP Ingatkan Kadernya Awasi Formulir C6
Sepakati DPT Penyempurnaan Jilid Dua, Bawaslu Berikan Catatan ke KPU
Soal Kotak Suara Kardus, Politikus Gerindra Sebut 'Percuma Digembok'
Dahnil Sebut Perusakan Bendera Demokrat Cederai Nilai Demokrasi