LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kongres V PDIP di Bali akan Bahas Pilkada Hingga Perang Dagang

Kongres PDI Perjuangan dipercepat dari yang seharusnya 2020, menjadi 8-11 Agustus 2019 di Bali. Salah satu alasannya, menyesuaikan agenda partai agar seiring sejalan dengan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

2019-07-06 22:03:00
PDIP
Advertisement

Kongres PDI Perjuangan dipercepat dari yang seharusnya 2020, menjadi 8-11 Agustus 2019 di Bali. Salah satu alasannya, menyesuaikan agenda partai agar seiring sejalan dengan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Supaya agenda partai itu sesuai juga dengan agenda pemerintah, makanya dipercepat, biar konsolidasinya tuntas sebelum pelantikan DPR, sebelum pelantikan Presiden dan penyusunan kabinet," terang Djarot Saiful Hidayat di sela Musyawarah Nasional (Munas) Ke IX Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) Malang di Universitas Brawijaya, Sabtu (6/7).

Djarot menambahkan, program-program partai harus sudah terumuskan dengan baik sehingga arah perjuangan partai terhadap bangsa dan negara tercapai.

Advertisement

"Ini harus sudah matang. Itu yang menjadi landasan kenapa kongresnya dipercepat," tegasnya.

Sejumlah hal akan dibahas pada kongres tersebut. Mulai dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun depan hingga perang dagang internasional.

Seperti diketahui, 271 pilkada di tingkat II (Kota/Kabupaten) dan 9 provinsi akan digelar serentak tahun 2020 mendatang. Sehingga kesolidan partai dibutuhkan lebih awal.

Advertisement

"Karena bagi PDI Perjuangan soliditas itu adalah modal utama pemenangan. Makanya kita harapkan itu semua sudah tuntas. Hingga 2020 sudah siap semua neh mesin partai," terangnya.

Kongres juga membahas tentang isu-isu Internasional dan pengaruhnya terhadap Indonesia. Salah satunya disebutkan tentang pengaruh perang dagang Amerika dan China terhadap Internasional.

"Sekarang perang dagang Amerika sama China bikin kelabakan. Bagaimana partai politik ini ada tantangan dari luar. Termasuk ancaman dari dalam, seperti radikalisme, intoleransi dan mereka yang punya paham anti Pancasila. Ini harus diperkuat, diberikan penyadaran bahwa dasar negara kita Pancasila. Kalau tidak berdasarkan Pancasila bangsa ini bisa bubar lho," urainya.

Baca juga:
Tak Ada Voting, Kongres V PDIP Mengukuhkan Kembali Megawati Sebagai Ketum
PDIP Klaim Sedang Panen Kader Terbaik Siap Isi Kabinet Jokowi-Ma'ruf
PDIP: PAN Kalau Mau Gabung Jangan Jokowi yang Melamar
Diberi Tugas Khusus, TKD Jabar Jokowi-Ma'ruf tak Dibubarkan
PDIP Tak Ingin Paksakan Parpol untuk Merapat ke Pemerintah
PDIP Sebut Bukan Hal Negatif Jika Partai Percepat Kongres atau Musyawarah
PDIP Tak Ingin Pertemuan Jokowi-Prabowo Dipaksakan Terburu-buru

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.