Komisi II DPR tolak anggapan Bawaslu tak penting buat Pilkada
"Bawaslu harus mendidik panwas sampai tingkat bawah. Kami Komisi II tak sepakat jika dana panwas ini tak dikeluarkan."
Ketua Komisi II DPR Rambe Kamarulzaman menolak anggapan Bawaslu tidak penting untuk Pilkada serentak. Keberadaan mereka berguna untuk mengawasi jalannya Pilkada.
"Bawaslu harus mendidik panwas sampai tingkat bawah. Kami Komisi II tidak sepakat jika dana panwas ini tidak dikeluarkan, lebih baik pilkada ditunda," kata Rambe di ruang pansus C gedung DPR Senayan, Jakarta, Senin (6/7).
Menurutnya, banyak LSM yang menuding Bawaslu tidak penting fungsi dan perannya. Komisi II menilai Bawaslu penting bagi pengawasan syarat para kandidat calon kepala daerah.
"Ada anggapan panwas itu tidak penting. Ada LSM bilang mau ada Bawaslu atau panwas yang mengawasi adalah rakyat. Bagi Komisi II pengawasan ini penting, sejauh mana dukungan minimal calon perseorangan misalnya," terang dia.
Lanjut dia, tak hanya itu anggaran keamanan pilkada serentak harus dicairkan. Sebab, keamanan pilkada merupakan kunci sukses pilkada.
"Dana untuk Polri harus cukup dan mencukupi. Dulu kita minta efisiensi sekarang memang tidak terbukti," pungkas dia.
Baca juga:
Mendagri sebut hanya bencana yang bisa undur penyelenggaraan pilkada
Pilkada serentak, NasDem siapkan calon kepala daerah yang bersih
Banyak kepala daerah mundur jelang pilkada, Mendagri ngadu ke DPR
Menteri Yasonna masih bingung PPP & Golkar yang berhak ikut pilkada
8 Parpol berniat bikin koalisi besar lawan PDIP di 'kandang banteng'