Komisi I akan rapat dengan BIN bahas deteksi dini aksi teror pekan depan
Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari, tak ingin terlalu awal menyimpulkan BIN kecolongan sehingga aksi teror pecah di beberapa tempat. Pihaknya akan menggali terlebih dahulu apakah BIN telah melakukan deteksi dini dan menyampaikan informasi awal soal rencana teror kepada aparat keamanan.
Komisi I DPR berencana memanggil Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Budi Gunawan pekan depan. Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengatakan pihaknya akan menanyakan soal tugas deteksi dini yang dilakukan BIN saat aksi terorisme terjadi di sejumlah lokasi di Indonesia.
"Pekan depan bisa rapat dengan Kepala BIN untuk ketahui gimana sih deteksi dini dan awal yang diberikan BIN kepada aparat keamanan," kata Abdul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (18/5).
Abdul tak ingin terlalu awal menyimpulkan BIN kecolongan sehingga aksi teror pecah di beberapa tempat. Pihaknya akan menggali terlebih dahulu apakah BIN telah melakukan deteksi dini dan menyampaikan informasi awal soal rencana teror kepada aparat keamanan.
"Kita lihat dari hasil raker itu. BIN berikan informasi dini deteksi dini itu saja. Kalau sudah diberikan maka kami tanyakan pada Kepala BIN," tegasnya.
Dalam rapat kerja itu, kata Abdul, Komisi I juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja BIN belakangan ini, termasuk upaya BIN dalam mengantisipasi aksi-aksi teror
"Terkait maraknya aksi teror ini kami ingin tanya seberapa jauh bin lakukan deteksi dini kemungkinan aksi teror. Kami tekankan disana," jelas Abdul.
Baca juga:
Wiranto: Kalau saling menyalahkan itu bagian dari teror
Aksi teror marak, Fadli Zon minta Polri, BIN dan BNPT dievaluasi
Jokowi ingatkan Kapolri, Panglima dan KaBIN jaga keamanan selama Ramadan
Amankan Asian Games, Menko Puan libatkan Polri, TNI, hingga BIN
Moeldoko bantah BIN kecolongan soal rangkaian bom bunuh diri di Surabaya
Bom di Surabaya, Kepala Staf Presiden tegaskan BIN dan Polisi tidak kecolongan
BIN imbau masyarakat jaga privasi di media sosial