Komentar KPU Sulsel soal banyaknya spanduk ajakan pilih kolom kosong
Saat ini sudah banyak beredar spanduk yang memuat ajakan untuk mengisi atau mencoblos kolom kosong khususnya di Makassar.
Wilayah Sulawesi Selatan, dari 13 pemilihan kepala daerah ada tiga di antaranya yang paslonnya tunggal. Masing-masing Makassar, Bone dan Enrekang. Dengan demikian, paslon ini akan melawan kotak kosong.
Saat ini sudah banyak beredar spanduk yang memuat ajakan untuk mengisi atau mencoblos kolom kosong khususnya di Makassar.
Seperti yang terlihat di Jl Kerabat, Kelurahan Tamalanrea Indah dan di jl Borong Raya, Kelurahan Borong. Spanduk-spanduk itu terpasang di pintu gerbang lorong dan tertempel di dinding tembok-tembok pagar lorong.
Di Makassar, ajakan untuk mencoblos kolom kosong ini dimotori pendukung petahana Mohammad Ramdhan Pomanto, calon Wali Kota Makassar yang gagal maju sebagai kontestan Pilwalkot bersama pasangannya Indira Mulyasari Paramastuti dengan tagline DIAmi.
Pasangan ini gagal setelah Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan gugatan paslon yang menjadi rivalnya, Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi.
Spanduk-spanduk itu bertuliskan penyampaian bahwasanya memilih kolom kosong adalah sah. Ayo coblos kolom kosong untuk DIAmi. Diberi tagar #Lawan Pembegal Demokrasi.
Komisioner KPU Sulsel, Fatmawati Rahim yang ditemui saat kegiatan bagi-bagi takjil dan selebaran sosialisasi Pilgub Sulsel, Minggu, (10/6) mengatakan, memilih kolom kosong itu sah-sah saja karena memang telah diatur.
"Iya memang di Sulsel ini ada tiga daerah yang paslonnya lawan kolom kosong yakni Makassar, Enrekang dan Bone. Di antara dua itu, masyarakat harus memilih. Tidak apa memilih kotak kosong, itu sah-sah saja karena itu dimungkinkan oleh aturan. Nanti dilihat, apakah masyarakat banyak yang pilih paslonnya atau kolom kosongnya. Asalkan jangan golput," kata Fatmawati Rahim.
Komisioner KPU Sulsel yang juga mantan komisioner Bawaslu Sulsel ini menyerahkan hak bagi warga untuk memilih calon tunggal atau kotak kosong. Terpenting, warga datang ke TPS 27 Juni mendatang untuk mencoblos karena pemberian suara hari menentukan nasib lima tahun daerah.
Baca juga:
Pendukung Danny Pomanto serukan coblos kolom kosong di Pilwalkot Makassar
Usai Lebaran, Polda Sulsel kembali panggil Danny Pomanto
Kembali dilantik jadi wali kota, Danny Pomanto tak penuhi panggilan polisi
Kisruh Pilwalkot Makassar, Danny Pomanto optimistis bisa ikut bertarung
Kisruh Pilwalkot Makassar, DKPP selidiki pelanggaran KPU dan Bawaslu
Paslon kepala daerah saling lapor, Gakkumdu periksa Bawaslu dan KPU Makassar