LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Koalisi Jokowi lihat Prabowo memang didesain agar mirip Donald Trump

Calon Presiden Prabowo Subianto menyinggung slogan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat Pemilu AS 2016, Make America Great Again. Dia pun mengganti dengan Make Indonesian Great Again.

2018-10-12 14:43:00
Pilpres 2019
Advertisement

Calon Presiden Prabowo Subianto menyinggung slogan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat Pemilu AS 2016, Make America Great Again. Dia pun mengganti dengan Make Indonesian Great Again.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, mengatakan, apa yang dilakukan Prabowo memang di desain mirip dengan Trump.

"Saya melihatnya dari narasi yang dibangun itu memang by design, mirip Trump," ucap Karding di Posko Cemara, Jakarta, Jumat (12/10).

Advertisement

Salah satu alasannya, masih kata dia, kecenderungan Prabowo menyampaikan sesuatu tanda data yang akurat. Bahkan tak sesuai fakta, sebagaimana mirip Trump.

"Yang menyampaikan sesuatu tanpa data yang akurat. Bombastis tapi tidak ada faktanya," tambah Karding.

Sebelumnya, Capres Prabowo Subianto meniru kalimat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada saat Pemilu AS 2016, 'Make America Great Again'. Perkataan Trump tersebut diucapkan dengan menggantikan kata America dengan Indonesia.

Advertisement

"Kenapa bangsa Indonesia tak berani bilang Indonesia first, make Indonesia great again? Kenapa tidak ada pemimpin yang berani bilang gitu?," lantang Prabowo saat berpidato di Rakernas LDII, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Kalimat 'Make America Great Again' populer dalam Pilpres Amerika pada 2016 lalu. Slogan tersebut dipopulerkan oleh Presiden AS Donald Trump. Pada 1980, Ronald Reagen mantan presiden Amerika juga mengucapkan hal sama dalam kampanyenya.

Perkataan Prabowo tersebut terlontar usai membahas soal Neoliberalisme, sebagai paham ekonomi yang mengacu pada filosofi ekonomi-politik akhir-abad keduapuluhan.

"Karena semua negara berhasil adalah negara yang mampu mempertahankan ekonominya masing-masing. Dulu di Orde Baru saya percaya Neolib, saya percaya yang orang kaya sedikit dahulu tapi nanti nurun ke bawah. Tapi ternyata turunnya (sekarang) cuma setetes-setetes," ujarnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Koalisi Jokowi sindir Prabowo: Make Indonesia Great Again sama dengan Indonesia Hebat
Gaya kampanye contek Trump, Prabowo diingatkan soal retorika anti asing
PKS bilang Prabowo belum rajin kampanye karena RI sedang berduka
Tim Jokowi: Kami belum pernah lihat prestasi Prabowo
Wasekjen Demokrat lihat Prabowo malas-malasan hadapi Pilpres 2019
Tim Prabowo: Telekomunikasi dan digital mulai dikuasai perusahaan asing


(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.