LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Koalisi dengan Demokrat, Prabowo masih pertimbangkan AHY jadi cawapres

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan sejumlah nama, termasuk Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden. Menurutnya, semua nama-nama cawapres yang berkembang bisa mendongkrak suara Prabowo di Pilpres 2019.

2018-07-31 15:51:12
Susilo Bambang Yudhoyono
Advertisement

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan sejumlah nama, termasuk Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden. Menurutnya, semua nama-nama cawapres yang berkembang bisa mendongkrak suara Prabowo di Pilpres 2019.

"Ya semua dipertimbangkan karena semua memiliki kelebihan-kelebihan meng-endorse, mendorong, mem-push memenangkan Pak Prabowo," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/7).

Tak hanya Demokrat, PKS berharap Prabowo mempertimbangkan rekomendasi Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang mendorong dua nama cawapres. Salah satunya Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.

Advertisement

Muzani menilai Gerindra memahami sikap tersebut merupakan bagian dari perjuangan PKS mengusung kadernya menjadi cawapres Prabowo. Tetapi, Gerindra tidak bisa mengambil keputusan sendiri.

Urusan cawapres, kata dia, harus didiskusikan terlebih dahulu bersama calon mitra koalisi Gerindra.

"Ya saya kira itu bagian dari perjuangan kawan-kawan di PKS dan kita sudah mendengar dan memahami itu. Tapi kan kemudian kita harus bicarakan secara bersama kemungkinan-kemungkinan itu," klaimnya.

Advertisement

Secara prinsip, sebenarnya tidak ada kendala dari Prabowo untuk bersanding dengan Salim. Nama Salim juga masuk dalam pertimbangan Prabowo. Namun sekali lagi, Muzani menegaskan keputusan soal cawapres harus disepakati bersama koalisi.

Bukti Prabowo mempertimbangkan rekomendasi ijtima adalah dengan ke PKS untuk melakukan konsultasi. Prabowo, lanjut Muzani, juga akan berkonsultasi dengan ulama-ulama NU dan Muhammadiyah terkait nama cawapres yang direkomendasikan forum ijtima.

"Tapi kan kemudian kalau koalisi ini bersama artinya 4 partai tentu harus mendapat persetujuan dari 4 partai lainnya," tuturnya.

Sebelumnya, pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo menghasilkan sejumlah keputusan. Pertama, Demokrat sudah sepakat mengusung Prabowo sebagai calon presiden 2019. Hal itu ditegaskan SBY di hadapan petinggi Demokrat dan Gerindra.

"Pada pertemuan pertama pembicaraan terbuka lebar. Pertemuan kedua makin lebar. Dengan izin Allah, kami datang dengan pengertian Pak Prabowo adalah calon presiden kita," tegas SBY.

Kedua, untuk calon wakil presiden, SBY juga menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo. SBY hanya berpesan bahwa pasangan capres dan cawapres yang didukung Demokrat harus yang berorientasi pada kepentingan rakyat.

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.