Khofifah klaim dapat dukungan lagi dari PPP & NasDem di Pilgub Jatim
Jika memang Nasdem dan PPP, ikut bergabung memberikan dukungan. Maka jumlah kursi dukungan akan sebanyak 35 kursi. Rinciannya Demokrat 13 kursi, Golkar 11, Hanura 2, PPP 5, Nasdem 4, untuk PKPI sendiri belum ada kursi.
Jelang pendaftaran pasangan calon (Paslon) di Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak optimis mendapat dukungan dari partai politik (Parpol) selain dari Demokrat, Golkar dan Hanura.
Partai yang akan merapat itu PPP, NasDem. Hal itu tidak ditampik Khofifah. "Iya kami sudah dapat konfirmasi dukungan dari Parpol tersebut," kata Khofifah di menghadiri acara Jamaah Rutin Rotib Alhadad dan Istighotsah di GOR Lamongan, Sabtu (30/12) malam.
Selain itu, PKPI sendiri juga diklaim bakal merapat, memberikan dukungan pada Khofifah-Emil. Walaupun PKPI tidak ada kursi.
"Sudah komunikasi dengan PKPI, InsyaAllah akan men-declare ke saya dan Pak Emil dalam waktu dekat. Meskipun kursi untuk tingkat I (DPRD Jatim) belum terisi di Pemilu 2014," ujar perempuan yang masih menjabat Menteri Sosial.
Jika memang Nasdem dan PPP, ikut bergabung memberikan dukungan. Maka jumlah kursi dukungan akan sebanyak 35 kursi. Rinciannya Demokrat 13 kursi, Golkar 11, Hanura 2, PPP 5, Nasdem 4, untuk PKPI sendiri belum ada kursi.
Sedangkan PAN, apakah juga sudah komunikasi untuk diajak bergabung memberikan dukungan. Khofifah mengaku, selama ini sudah terus intens menjalin silahturahmi dengan PAN.
"Kami komunikasi sangat intensif untuk PAN. Tapi yang sudah saya dapat konfirmasi langsung dari masing-masing ketua umum adalah Demokrat, Golkar, PPP, Nasdem, Hanura serta PKPI. Insyaallah mereka juga akan me-launcahing dukungan pada pasangan Khofifah-Emil," ujar dia.
Sedangan untuk Gerindra, Khofifah belum memberikan penjelasan secara detail. Dia hanya menegaskan, "Komunikasi-komunikasi yang saya lakukan itulah yang bisa saya sampaikan hari ini," katanya.
Baca juga:
Rekomendasi PPP dalam Pilgub Jatim diputuskan awal tahun
Gus Ipul-Anas pertajam gerak tim pemenangan di Mataraman
Gerindra umumkan Cagub Jatim pada 3 Januari
Mahfud MD: Masyarakat Jawa Timur tak mudah terprovokasi isu SARA
Gus Ipul sesalkan pencatutan namanya untuk penipuan