Ketum PAN tak terima kemenangan Anies-Sandi dikaitkan Islam radikal
Ketum PAN tak terima kemenangan Anies-Sandi dikaitkan Islam radikal. Zulkifli Hasan kembali menegaskan bahwa kemenangan Anies-Sandiaga adalah kemenangan warga Jakarta. Ketua MPR ini mengimbau semua pihak untuk kembali bersatu setelah perbedaan pilihan politik selama gelaran Pilgub DKI Jakarta.
KPU DKI Jakarta resmi menetapkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih untuk periode 2017-2022. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan kembali menegaskan bahwa kemenangan Anies-Sandiaga adalah kemenangan warga Jakarta.
"Saya mengatakan (kalau) kemenangan Anis-Sandi (disebut) adalah kemenangan Islam Radikal, tentu tidak berdasar dan tidak benar. Tapi itu adalah kemenangan demokrasi, rakyat Jakarta, dan rakyat Indonesia," kata Zulkfli dalam Seminar Pemikiran Hardatus Syaikh KHM Hasyim Asyari, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/5).
Kemenangan Anies-Sandiaga menunjukkan kekuatan rakyat yang berdaulat. Sekaligus membuktikan Pilkada tidak lagi menjadi ajang politik transaksional.
"Semoga pilkada ini bisa menginspirasi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga tidak lagi pilkada di mana-mana berada menjadi politik transaksional," tegasnya.
Ketua MPR ini mengimbau semua pihak untuk kembali bersatu setelah perbedaan pilihan politik selama gelaran Pilgub DKI Jakarta.
"Pilihan boleh berbeda tapi kan persatuan yang utama. Jangan lagi dikatakan ini kemenangan Islam Radikal. Itu tidak berdasar. Ini kemenangan kita, kemenangan demokrasi, kemenangan rakyat Indonesia," tutupnya.
Baca juga:
Aksi Sejuta Bunga untuk Anies-Sandi di Car Free Day
Sandiaga: Mas Anies ultah ke-48, kirim doa jangan kirim bunga
Cerita pentingnya relawan di mata Sandiaga
Sambut pejalan kaki dari Madiun, Sandiaga lari pagi di CFD
Prabowo salut Eko Hadi penuhi nazar jalan kaki Madiun-Jakarta