Ketum PAN: Juru kampanye boleh banyak, kalau juru bicara jangan
Hal ini menanggapi adanya rencana juru bicara Jokowi-Ma'ruf yang berisi 100 orang.
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berkomentar soal persiapan ratusan juru bicara Jokowi-Ma'ruf Amin yang sedang digodok oleh Koalisi Indonesia Kerja. Dia menilai juru bicara seharusnya tak perlu mencapai ratusan orang.
"Juru kampanye boleh banyak, kalau jubir janganlah," katanya di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Senin (13/8).
Zulkifli mengatakan, nantinya struktur tim pemenangan koalisi partai pendukung Prabowo-Sandiaga Uno terdiri dari steering committe dan tim sukses dari masing-masing partai pendukung.
"Jadi PAN sendiri akan turunkan tim dari teras wilayah, pusat kota dan kabupaten," kata dia.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan jumlah juru bicara Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bakal lebih ramping dibandingkan kubu Jokowi yang mencapai 100 orang. Dia mengatakan jumlahnya hanya 10 orang.
"Ya partai mungkin dua orang. Kalau 4 partai 5 partai, 10, juga udah banyak itu," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/8).
Dia menilai tim juru bicara cukup gemuk maka diprediksi akan konflik satu sama lain. Karena itu, pihaknya bakal jumlah sedikit agar tidak rumit. Dalam jumlah hanya 10, Mardani yakin juga mampu mengakomodir seluruh Indonesia.
"Tentu ada turunannya nanti bidang ekonomi siapa, di pusat itu. nanti di bawah ya adakan tim pemenangan tingkat nasional provinsi, kabupaten kota kalau usul saya ramping saja," kata dia.
Reporter: M Radityo
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Adu kuat barisan jenderal pendukung Prabowo dan Jokowi
Ketua Tim pemenangan Prabowo bakal dibahas secara musyawarah oleh koalisi
Genderang pilpres dimulai, 3 persiapan kubu Prabowo dan Jokowi
Runtutan cerita isu mahar Rp 500 miliar dan bantahan Sandiaga Uno
PKS Jabar sebut Aher berpeluang jadi wagub DKI dan ketua tim pemenangan Prabowo
Inilah kelebihan Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno