LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ketum FBR Ungkap Alasan Tak Lagi Dukung Prabowo dan Beralih ke Jokowi

Forum Betawi Rempug (FBR) memutuskan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Padahal, Ormas warga Betawi itu sebelumnya mendukung Prabowo di Pilpres 2014. Apa alasan FBR mengalihkan dukungan?

2019-03-09 17:06:00
Pilpres 2019
Advertisement

Forum Betawi Rempug (FBR) memutuskan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Padahal, Ormas warga Betawi itu sebelumnya mendukung Prabowo di Pilpres 2014. Apa alasan FBR mengalihkan dukungan?

"Kita melihat rekam jejak di antara dua paslon ya," kata Ketua Umum FBR Lutfi Hakim saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (9/3).

Menurut Lutfi, Jokowi sudah terbukti yang peduli terhadap masyarakat dan budaya Betawi. "Siapa yang peduli terhadap masyarakat, yang akomodir kepentingan masyarakat Betawi dan itu jatuh ke Pak Jokowi," ucapnya.

Advertisement

Menurut Lutfi, FBR tidak membandingkan Prabowo dengan Jokowi. FBR justru membandingkan Sandiaga dan Jokowi karena keduanya pernah memimpin DKI dan bersentuhan langsung dengan kebudayaan Betawi.

"Justru Pak Sandi kurang peduli kebudayaan Betawi. Kalau bandingkan Prabowo dan Jokowi tidak apple to apple ya. Kami melihat dari pemerintahan Jakarta," ucapnya.

Lutfi mencontohkan keberanian Jokowi sata baru satu bulan menjadi Gubernur DKI, yakni mewajibkan pakaian betawi menjadi seragam PNS.

Advertisement

"Baru sebulan Jokowi cukup berani ketika memasukkan pakaian adat Betawi jadi pakaian Pemda. Sementara Anies Sandi dua bulan menjabat kami menyebut Abang tapi kepedulian kepada Betawi kurang. Perda 04 tahun 2015 itu masih separuh hati. Harusnya disempurnakan dengan pergub, tapi belum sampai sekarang," jelasnya

Meski demikian, Lutfi menyebut bukan berarti Anies-Sandi tidak memperhatikan masyarakat betawi sama sekali saat menjabat.

"(Anies-Sandi) Mengangkat person Betawi jadi wali (kota) tapi itu person, kita butuh sistem. Yang kita butuhkan sistem yang bisa mengikat semua," tandasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jokowi Tanya Unicorn, Milenial Jawab 'Yang Online-Online Itu Pak'
Hadiri Festival Satu Indonesia, Jokowi Jelaskan Kartu Prakerja di Depan Milenial
TKN Klaim Jokowi Selera Publik, Prabowo Belum Mampu Rebut Kepercayaan Rakyat
Sandiaga Akan Ungkap Keluhan Rakyat saat Hadapi Ma'ruf Amin di Debat Ketiga
SMRC Peringatkan Jokowi-Ma'ruf untuk Waspada Meski Ungguli Prabowo-Sandiaga
Kampanye Terbuka, Timses Jokowi Siap Habis-habisan di 34 Provinsi
Andalkan Menantu Jokowi, Ma'ruf Amin Yakin Kontestasi Suara di Sumut Berubah

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.