Ketua KPU Minta Masyarakat Ikut Melawan Hoaks
KPU mendapatkan informasi ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di kawasan Tanjung Priok. KPU menegaskan hal tersebut adalah berita bohong.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman berharap masyarakat ikut melawan hoaks, bukannya ikut menyebarkan. Arief berkaca dari kasus hoaks 7 kontainer yang sudah dicoblos.
"Siapa pun yang terganggu dengan berita bohong ini mereka harus ikut melawan. Jadi ini harus dilawan bersama-sama. Jangan malah ikut-ikut menyebarkan berita bohong ini," katanya di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (3/1) malam.
KPU, menurutnya, akan selalu siap melawan pihak mana saja yang menyebarkan hoaks.
"Kami punya kewajiban membuat pemilu aman damai jujur adil. Maka jika ada ancaman dan tindakan yang mengganggu pemilu maka KPU akan melawan," jelasnya.
KPU mendapatkan informasi ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di kawasan Tanjung Priok. KPU menegaskan hal tersebut adalah berita bohong.
"Tadi malam kami mendapat info 7 kontainer surat suara dicoblos, dan kami sudah buktikan tidak benar," ungkapnya.
Kasus hoaks itu, lanjut Arief sangat kejam, karenanya KPU melaporkan kejadian tersebut ke Bareskrim Polri.
Sebagai barang bukti, KPU membawa salinan tulisan berita, gambar hingga suara yang akan diserahkan pada polisi.
"Ada gambar, suara, ada tulisan itu kami sampaikan," tandasnya.
Selain itu, Arief mengatakan pihaknya membuka diri dan selalu siap menerima kritikan dan masukan. Meski demikian ia meminta kritik tidak disampaikan di media sosial.
Pernyataan Arief tersebut terkait kasus hoaks informasi 7 kontainer berisi surat suara yang sudah dicoblos. Menurutnya, apabila ada informasi oleh yang masyarakat disampaikan untuk mengingatkan KPU, menurutnya akan lebih baik disampaikan langsung bukan di media sosial yang tidak jelas kritik ditujukan kemana.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Terancam 10 Tahun Penjara
Cerita Terungkapnya Hoaks Pencoblosan Surat Suara dalam Hitungan Jam
Ketua KPU: Kalau Mau Mengingatkan Jangan Melalui Media Sosial
Tim Prabowo Terima Sumbangan Kampanye Rp 4,2 Juta di Solo, Tim Jokowi Nihil
Mendagri Enggan Menduga Siapa Pelaku Penyebar Hoaks 7 Kontainer Surat Suara