Ketua DPR sebut kebijakan Trump bisa berdampak pada ekonomi global
Ketua DPR sebut kebijakan Trump bisa berdampak pada ekonomi global. Akom beranggapan Trump akan menerapkan kebijakan yang protektif untuk AS. Yang tentu saja, katanya akan berdampak pada ekonomi global. Sehingga, menurutnya, Indonesia patut waspada agar tidak terkena dampak yang merugikan.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin mengaku kaget dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden ke-45 Amerika Serikat (AS). Pria yang akrab disapa Akom ini menilai efek kebijakan Trump tentu akan berpengaruh terhadap negara-negara internasional.
Misalnya di bidang ekonomi, Akom beranggapan Trump akan menerapkan kebijakan yang protektif untuk AS. Yang tentu saja, katanya akan berdampak pada ekonomi global. Sehingga, menurutnya, Indonesia patut waspada agar tidak terkena dampak yang merugikan.
"Di bidang ekonomi, saya lihat beliau akan melakukan kebijakan proteksionis. Berarti semu, tidak hanya negara Asia Tenggara, China pun akan kena dampak. Ini betul-betul harus diwaspadai agar kita bisa memaksimalkan Presiden AS ini kita tidak kena kebijakan-kebijakan yang merugikan Indonesia," kata Akom di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11).
Namun demikian, Akom belum melihat gagasan politik luar negeri Trump terutama di kawasan Asia Tenggara. Oleh sebab itu, pemerintah juga perlu mengantisipasi kebijakan luar negeri yang bakal diterapkan Trump.
"Masalah luar negeri Pak Trump tidak terlalu banyak mempromosikan gagasannya. Termasuk Indonesia, Asia Tenggara belum. Jadi kita masih menunggu apa kebijakan politiknya sekurang-kurangnya untuk Asia Tenggara," tegasnya.
Sebelumnya, Trump memenangkan perolehan suara sebanyak 276, dang unggul hampir di semua negara kunci. Sementara Hillary Clinton hanya memeroleh 218, dengan kemenangan terbesar di California dan New York.
Baca juga:
Kekhawatiran muslim AS atas terpilihnya Trump jadi presiden
Ini penyebab kemenangan Donald Trump di Pemilu AS
Donald Trump menangi pilpres AS, situs imigrasi Kanada 'semaput'!
Donald Trump jadi Presiden AS, ini komentar MUI
Girangnya Setya Novanto dan Fadli Zon saat Trump jadi Presiden AS