LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Ketua DPR Minta Anggaran Covid-19 juga Digunakan untuk Perlindungan Anak saat Pandemi

Puan meminta pemerintah memberi perhatian khusus terhadap anak-anak lewat serapan anggaran yang digunakan melindungi anak Indonesia dari dampak Covid-19.

2021-07-23 16:27:04
Ketua DPR Puan Maharani
Advertisement

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta anggaran penanganan Covid-19 dipergunakan untuk perlindungan anak-anak yang terdampak pandemi. Ia mendorong pemerintah untuk mempercepat realisasi belanja anggaran penanganan Covid-19.

"Anak-anak adalah salah satu kelompok yang paling rentan dalam pandemi ini. Mulai dari mereka yang terinfeksi langsung, ditinggal wafat orang tua, sampai mereka yang belajarnya terganggu karena pandemi," ujar Puan dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, Jumat (23/7).

Puan meminta pemerintah memberi perhatian khusus terhadap anak-anak lewat serapan anggaran yang digunakan melindungi anak Indonesia dari dampak Covid-19.

Advertisement

"Perlindungan itu bisa dalam bentuk bantuan alat belajar online, santunan atau beasiswa bagi anak-anak yang ditinggal wafat orang tua mereka. Terlebih jika orangtua mereka adalah salah satu tenaga kesehatan yang gugur karena berjuang di garda terdepan menghadapi pandemi ini," ujar Politikus PDI Perjuangan ini.

Secara khusus Puan memberi perhatian kepada Vino, anak berusia 10 tahun di Kampung Linggang Purworejo, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, yang kehilangan kedua orangtuanya karena Covid-19. Vino yang sekarang duduk di kelas 3 SD, kini sedang menjalani isolasi mandiri karena juga terinfeksi.

"Begitu mendengar berita tersebut, sebagai seorang ibu yang punya dua anak, hati saya pilu mendegar anak sekecil Vino sudah yatim piatu," ujar Puan.

Advertisement

"Dalam kondisi seperti ini, negara harus hadir menjamin segala kebutuhan Vino dan anak-anak Indonesia lain yang mengalami nasib serupa," sambungnya.

Mantan Menko PMK Ini menuturkan, anggaran penanganan Covid-19 penting untuk digunakan untuk kesehatan dan ekonomi rakyat terdampak. Tetapi, belanja untuk perlidungan anak juga tidak kalah penting.

"Berbicara anak-anak Indonesia hari ini adalah bicara nasib bangsa ke depan. Kalau anak-anak Indonesia hari ini banyak yang putus sekolah dan depresi karena pandemi dan menjadi yatim piatu, bangsa ini yang akan menerima dampaknya dua puluh atau tiga puluh tahun ke depan," ujar Puan.

"Jangan sampai ada lost generation karena pendidikan anak-anak Indonesia hari ini terganggu akibat pandemi," Puan mengingatkan.

Puan menjelaskan, perlindungan terhadap anak-anak Indonesia juga selalu ditekankan Bapak Bangsa Bung Karno di awal-awal berdirinya republik. Bahkan, kata Puan, sang proklamator sempat membuat puisi untuk anak-anak Indonesia.

"Jikalau aku melihat matanya rakyat Indonesia di pinggir jalan. Apalagi sinar matanya anak-anak kecil Indonesia. Aku sebenarnya melihat wajah Indonesia," ujar Puan mengutip puisi 'Aku Melihat Indonesia' karya kakeknya tersebut.

Baca juga:
PKB Sebut Pencari Keuntungan Ekonomi dan Politik saat Pandemi Harus Ditindak Tegas
Agar Tak Ditutup saat PPKM, Sekda Kota Bandung Ajak Pedagang Pasar Lakukan Ini
Dalam Sepekan, 7 Pasien Bergejala Covid-19 di RSUD Daya Makassar Minta Pulang Paksa
Taruh Nyawa Warga Isolasi Mandiri Tanpa Pendamping Tenaga Kesehatan
Berpesan Melalui Mural Melawan Covid-19
Kendalikan Kasus Covid, Pemkab Klaten Pindahkan 50 Warga Terpapar ke Lokasi Isolasi

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.