Keponakan Prabowo sesumbar bakal beberkan gaji DPR di Facebook
"Slip gaji (DPR) nanti gue pasang di Facebook," tegasnya.
Calon anggota legislatif dari Partai Gerindra, Aryo Djojohadikusumo mengkalim tinggal menunggu pelantikan untuk duduk di kursi DPR. Selain itu, dia juga sudah siap menjalankan program dari partai besutan pamannya, Prabowo Subianto.
Menurut Aryo, salah satu program yang bakal dilaksanakan yakni meneruskan tradisi Partai Gerindra yang tidak akan pergi ke luar negeri. Sebab, hal itu bakal menghabiskan dana negara yang sangat banyak.
"Seperti sekarang, 26 orang dari Gerindra tidak keluar negeri selama 5 tahun, itu menghemat Rp 10 miliar. Bayangkan kalau 500 orang? Itu keluar berapa," kata Aryo di kantor DPP Gerindra, Jakarta, Rabu (30/4).
Selain itu, Aryo juga sesumbar tidak akan menerima gaji dari DPR kelak. Bahkan ke depannya hasil pendapatannya itu bakal dipublikasi di media sosial.
"Slip gaji (DPR) nanti gue pasang di Facebook," tegasnya.
Salah satu contohnya, lanjut Aryo, dana kampanye yang mencapai Rp 8,6 miliar yang dirinya unggah di Facebook.
Berikut dana kampanye yang dikeluarkan keponakan Prabowo ini:
Pengeluaran kampanye Rp 8.609.966.620
Biaya sewa posko Rp 427.500.000
Biaya atribut partai Rp 1.580.400.000
Biaya sticker Rp 258.000.000
Biaya sosialisasi dan konsolidasi Rp 2.780.986.992
Biaya listrik telepon dan PAM Rp 76.272.349
Biaya gaji staf sekretariat Rp 168.600.000
Biaya pertemuan tatap muka Rp 825.000.000
Biaya perlengkapan posko Rp 118.657.279
Biaya bantuan sosial (operasional ambulans, beras dan susu) Rp 2.374.550.000
Saldo:
Kas 20.033.380
Barang 20.033.380
Baca juga:
Fadli Zon bantah Prabowo dan Suryadharma bertemu di Halim
Ini kata Fadli Zon soal 'kemurnian agama' di manifesto Gerindra
Koalisi dengan Golkar, Gerindra ngotot Prabowo jadi capres
Fadli Zon sebut Isu HAM Prabowo fitnah rutin dan sudah basi