LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. POLITIK

Kekhawatiran Ical dan lima kelompok besar di Golkar

Kekhawatiran Ical dan lima kelompok besar di Golkar261 Nama pengurus baru Golkar yang diumumkan oleh Airlangga Hartarto pada 22 Januari lalu rupanya tak membuat semua kader beringin puas. Bahkan ada upaya disebut bergerak dimotori oleh kelompok tertentu untuk menggoyang kepemimpinan Airlangga yang baru seumur jagung.

2018-02-05 14:32:26
Partai Golkar
Advertisement

261 Nama pengurus baru Golkar yang diumumkan oleh Airlangga Hartarto pada 22 Januari lalu rupanya tak membuat semua kader beringin puas. Bahkan ada upaya dimotori kelompok tertentu untuk menggoyang kepemimpinan Airlangga yang baru 2 bulan menjabat.

Dalam sejumlah diskusi, diketahui aksi dilakukan untuk mendeskreditkan kepemimpinan Airlangga. Hal ini yang membuat Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) khawatir. Ical mendengar dan diadukan oleh para kader yang tak puas dengan Airlangga.

Ketua Koordinator bidang Pemenangan Pemilu wilayah Sumatera Partai Golkar, Indra Bambang Utoyo mengatakan, mereka yang tak puas karena tidak dapat jabatan di pengurus Golkar. Padahal, sudah merasa menjadi bagian dari tim pemenangan Airlangga jadi ketum pada Munaslub Desember 2017 lalu.

Advertisement

Indra tak mau mengungkap sosok yang tak puas itu. Dia hanya menyindir bahwa di internal Golkar memang ada kelompok-kelompok besar seperti yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Munaslub Golkar pertengahan Desember tahun lalu.

"Kalau kita dengar pidato pembukaan presiden pada waktu Munaslub Desember lalu itu, kan presiden bilang beliau melihat ada lima kelompok besar di Golkar. Ada kelompok Pak Luhut, Pak JK, ARB, dan Akbar Tandjung dan Agung Laksono," kata Indra saat dihubungi merdeka.com, Senin (5/2).

Advertisement

indra bambang utoyo ©2017 Merdeka.com/golkarbali.or.id


Indra mengakui, ada upaya mendowngrade kredibilitas Airlangga. Hal itu terlihat dari beberapa diskusi yang dilakukan oleh kelompok tertentu. Sayang, Indra menolak mengomentari siapa yang mengorganisir diskusi yang dinilai merugikan citra Airlangga tersebut.

Indra juga mengungkap, memang ada satu dua kader yang curhat kepada dirinya tentang Airlangga. Dalam curhat itu, orang tersebut mempertanyakan kenapa tak masuk pengurus. Padahal sudah ikut menyukseskan Airlangga terpilih sebagai ketua umum.

"Ada beberapa kelompok mengadakan didskusi, intinya mempertanyakan kredibilitas penyusunan pengurus Golkar, mereka kumpul-kumpul katakanlah mengkritik Airlangga. Itu mungkin bagian dari tidak puas yang dari kelompok tersebut," jelas Indra.

Baca juga:
Ketua DPP Golkar akui ada kader yang curhat tak puas dengan Airlangga
Golkar segera copot Bupati Jombang dari jabatan ketua DPD Jatim
Golkar Jatim malu Bupati Jombang ditangkap KPK
Bupati Jombang kena OTT, Golkar siapkan Plt DPD Jatim
Bupati Jombang kena OTT, Airlangga sudah ingatkan kader jangan korupsi
Ical sebut ada kelompok internal mau memecah Golkar bentukan Airlangga
Romantisnya Nurdin Halid dan istri nikmati keindahan pasir putih

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.