Karding sebut anggota TKN terlibat kasus korupsi langsung dikeluarkan
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, mengaku tak tahu jika Neneng bagian dari anggota TKN. Neneng yang juga bupati Bekasi terjerat kasus suap perizinan proyek Kota Terencana Meikarta.
Bupati Bekasi Neneng Hasanah menjadi salah satu tersangka kasus suap perizinan proyek Kota Terencana Meikarta di Cikarang. Diketahui, Neneng juga bagian dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf.
Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, mengaku tak tahu jika Neneng bagian dari anggota TKN. Menurutnya, anggota ketahuan korupsi harus dikeluarkan dan kasusnya diusut tuntas.
"Kami berpandangan bahwa kasus ini harus diusut tuntas, dibongkar seterang-terangnya. Jadi apakah dia masuk di tim atau tidak, itu tidak penting," ujar Karding di Gedung DPR, Senayan, Selasa (16/10).
"Kalau toh misalnya masuk, kasus ini harus diusut secara tuntas oleh KPK. Bahkan TKN mendorong agar dituntaskan, kalau memang ada, langsung kita keluarkan," tegas dia.
Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Neneng, KPK juga menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini.
Bupati Neneng dan sejumlah pihak diduga menerima hadiah atau janji Rp 13 miliar terkait proyek tersebut. Diduga, realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar melalui beberapa Kepala Dinas.
Baca juga:
Negara disebut ugal-ugalan, Djarot sindir Prabowo tak pernah ada di pemerintahan
Djarot sebut 25 kepala daerah di Sumatera Utara akan deklarasi dukung Jokowi
Djarot: Ahok dukung Jokowi-Ma'ruf, tak cukup lima tahun
'Kampanye negatif sama dengan kritik, kubu Jokowi & Prabowo sama-sama melakukan'
Tersangka suap Meikarta, Bupati Bekasi dicoret dari TKD Jokowi-Ma'ruf
Gaya kampanye PKS: Diserang kubu Jokowi, tak dibela koalisi Prabowo
Kubu Jokowi disebut tak berhak nilai Prabowo-Sandi tidak dekat dengan rakyat