Karakter Jokowi di mata Surya Paloh
Paloh pun membeberkan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai modal besar untuk membenahi negara.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat Sumatera Selatan di Hotel Novotel, Palembang. Pertemuan yang digelar pukul 07.00 WIB itu berlangsung dengan santai sembari makan pagi.
Dalam pertemuan itu, Paloh menyinggung soal ramainya #2019GantiPresiden dan #JokowiDuaPeriode. Menurutnya, kegaduhan perang tagar itu dapat dimanfaatkan pihak asing.
"Jadi mereka berpikir enggak perlu ganggu bisa mati sendiri Indonesia," kata Paloh, Senin (7/5).
Paloh pun membeberkan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai modal besar untuk membenahi negara. Pertama, kata Paloh, Jokowi seorang berjiwa rendah hati yang belum 'mabuk' dengan hal lain.
"Belum pikirkan hal lain, anaknya belum mikir Capres jual martabak saja. Dua, dia sungguh-sungguh. Tiga, dia bekerja keras, dia punya kemauan dikenang oleh sejarah sebagai presiden yang berhasil," kata Paloh.
Paloh melanjutkan, perjalanan Jokowi di awal pemerintahan tidaklah mudah. Saat masa transisi pergantian kepemimpinan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Jokowi dihadapi oleh transaksi anggaran defisit anggaran berjalan.
"Kedua dukungan parlemen yang rendah. Partai yang dukung minor," tuturnya.
Oleh karenanya, lanjut Paloh, NasDem menggeber kinerja Jokowi yang baru berjalan 60 km/jam harus jadi 120 km/jam. "Sekarang partai pendukung lebih banyak harusnya lebih gencar melakukan perubahan," katanya.
Baca juga:
Surya Paloh ingatkan partai koalisi Jokowi jangan mulai main api
Gerakkan mesin partai, Surya Paloh konsolidasi pemenangan pilkada di Sumsel
Surya Paloh: Jokowi sudah kantongi satu nama cawapres
Surya Paloh & Yasin Limpo jadi jurkam Cawalkot Palembang Sarimuda
Dukung tanpa syarat, NasDem serahkan kandidat cawapres ke Jokowi
Surya Paloh sindir ada partai pendukung pemerintah tapi lebih pantas jadi oposisi